Bupati Bojonegoro Ajak Warga Tenang Hadapi Virus Corona, Ini 5 Langkah yang Dilakukan Pemkab

Bupati Bojonegoro Anna Muawanah, memimpin rapat koordinasi terkait virus Corona atau Covid-19 di ruang Angling Dharma Pemkab setempat.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah saat memimpin rapat kordinasi penanganan virus Corona, Minggu (15/3/2020) 

Bupati Bojonegoro Ajak Warga Tenang Hadapi Virus Corona, Ini 5 Langkah yang Dilakukan Pemkab

TRIBUNBOJONEGORO.COM, BOJONEGORO - Bupati Bojonegoro Anna Muawanah, memimpin rapat koordinasi terkait virus Corona atau Covid-19 di ruang Angling Dharma Pemkab setempat.

Rapat tersebut diikuti oleh Kapolres Bojonegoro, Dandim 0813 Bojonegoro, Ketua DPRD Bojonegoro, Kepala Kejaksaan Negeri Bojonegoro, Sekretaris Daerah, beberapa OPD dan Camat beserta jajarannya.

"Rapat koordinasi bertujuan untuk mensosialisasikan pelaksanaan preverentif Covid-19, penanganan dengan penyiapan sarana prasarana dan Lock Down agar masyarakat mengerti cara pencegahan maupun penanganannya," kata Bupati Bojonegoro, Minggu (15/3/2020).

Aksi Pilu Emak Bojonegoro Ajak Anaknya Terjun ke Sungai, Temukan Mayat Terapung, Sebabnya Terkuak

Bupati Anna Muawanah Ajak Masyarakat Bojonegoro Biasakan Pola Hidup Sehat, Ini 3 Aspek Perlu Dijaga

Anna melanjutkan, di Bojonegoro sampai dengan tanggal 13 Maret 2020 tidak ditemukan kasus suspect atau konfirmasi Covid-19.

Menurut data kedatangan warga Bojonegoro dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur yang merupakan rekap data dari Health Alert Card KPP, ada 58 orang yang telah terdata dengan rincian sebagai berikut, 23 orang sudah selesai dilakukan pemantauan selama 14 hari, 18 orang masih dalam pemantauan, yang sudah kembali ke Malaysia 7 orang, yang sudah kembali ke daerah asal luar Bojonegoro 5 orang, 1 orang belum ditemukan alamat jelasnya, 3 orang dideportasi, dan 1 orang yang dirawat dengan kondisi khusus akibat penyakit paru dan bukan suspek Covid-19.

"Ada 58 yang datang ke Bojonegoro, tapi sudah dicek dan bukan suspect corona," terangnya.

Ditambahkannya, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Kesehatan telah melakukan beberapa langkah, Pertama, penyebaran informasi dan edukasi kepada masyarakat terkait Novel Coronavirus (Covid-19) melalui Puskesmas, siaran radio dan media masa.

Kedua, RSUD Dr. R. Sosodoro Sjatikoesoemo telah menjadi Rumah Sakit Rujukan Coronavirus (Covid-19).

Ketiga, melakukan pertemuan program surveilans (disampaikan pencegahan dan penanggulangan Covid-19) dan tata laksana PD3I bagi petugas Puskesmas dan Rumah Sakit Se Kabupaten Bojonegoro.

Halaman
12
Penulis: M Sudarsono
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved