Lipsus Sepatu Sneakers Lokal di Surabaya

Imbas Corona, Produksi dan Kinerja Industri Sepatu di Jatim Merosot, Bahan Baku Mayoritas dari China

BPIPI menyebut kinerja dan produksi industri alas kaki di Jawa Timur menurun 50 persen semenjak wabah virus Corona.

SURYAMALANG.COM/BELLA AYU
Sepatu Onitsuka Tiger. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Balai Pengembangan Industri Persepatuan Indonesia (BPIPI) menyebut sektor produksi dan kinerja industri alas kaki di Jawa Timur mengalami penurunan.

Penurunan produksi dan kinerja ini terlihat semenjak adanya informasi resmi masuknya virus Corona di Indonesia.

Hal tersebut dikatakan langsung oleh Kepala BPIPI, Heru Budi Susanto.

Gara-gara Wabah Virus Corona, Turnamen Piala Eropa Euro 2020 Diundur 2021, Wacana Sempat Bocor

"Semenjak masuknya virus Corona di Indonesia, industri alas kaki alami penurunan pada sektor kinerja dan produksi, hal ini terjadi secara nasional dan termasuk di Jatim," kata Heru kepada TribunJatim.com saat dihubungi via WhatsApp, Rabu (18/3/2020).

Dikatakan olehnya, penurunan tersebut terjadi karena pelaku industri sepatu dalam negeri tengah menghadapi persoalan ketersediaan bahan baku.

Di mana karena bahan baku alas kaki Indonesia, termasuk Jatim, mayoritas diperoleh dari Tiongkok.

Perubahan Drastis Bule Cantik Setelah Nikahi Pria Muntilan di 2018, Foto Barunya Manglingi: Thanks

Pinkan Mambo Dulu Terkenal Jadi Penyanyi, Kini Tukang Cuci Baju & Urus 7 Anak: Daripada Aku Nganggur

Padahal tiongkok diketahui saat ini sedang terpuruk akibat wabah virus Corona, belum lagi diperparah dengan masuknya virus tersebut ke tanah air.

"Kontribusi Tiongkok cukup besar terhadap total impor bahan baku sepatu dalam negeri, termasuk juga di Jatim, yang mencapai 80 persen," ujarnya.

Ia mencontohkan, bahan baku yang dibeli dari Tiongkok meliputi tekstil, bijih plastik, bahan kimia untuk sol sepatu, dan tali sepatu.

VIRAL Cara Kencan Aman di Tengah Wabah Virus Corona ala Wali Kota Risma, 1 Jadi Kunci: Suroboyo Bisa

"Memang Tiongkok sangat mendominasi industri alas kaki dalam negeri, khususnya di Jatim, sehingga dengan adanya virus Corona ini pasti berpengaruh terhadap performa bisnis kami," kata Heru.

Heru menyebut, industri alas kaki di Jatim berdasarkan data Aprisindo mengalami penurunan sebesar 50 persen.

"Penurunan ini meliputi sektor kinerja dan produksi," jelasnya.

Direktur Teknik Futsal Timnas Iran Wafat Terjangkit Corona, Sempat Operasi Tumor Otak 4 Bulan Lalu

Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Arie Noer Rachmawati

Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved