Breaking News:

Imbas Virus Corona, Harga Gula di Pasar Tradisional Surabaya Meroket, Capai Rp 18 Ribu per Kilo

Meski banyak informasi yang menyatakan gula pasir di Jatim langka, nyatanya gula pasir masih tersedia di pasar tradisional di Surabaya.

Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Sudarma Adi
TRIBUNJATIM.COM/FIKRI FIRMANSYAH
Satu diantara pedagang sembako di Pasar Wonokromo, Rahayu saat ditemui TribunJatim.com, Jumat (20/3/2020). 

Imbas Virus Corona, Harga Gula di Pasar Tradisional Surabaya Meroket, Capai Rp 18 Ribu per Kilo

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Meski banyak informasi yang menyatakan gula pasir di Jatim langka, nyatanya gula pasir masih tersedia di pasar tradisional di Surabaya.

Berdasarkan pemantauan TribunJatim.com, Hari ini, Jumat (20/3/2020) gula pasir masih masih tersedia di Pasar Wonokromo dan Pasar Pucang Anom Surabaya.

Satu di antara pedagang sembako di Pasar Wonokromo, Rahayu mengatakan stok jualan gula pasirnya masih banyak tersedia.

Pemkot Batu Siapkan Rp 7 M untuk Menanggulangi Corona, Punjul Santoso Pinta Masyarakat Tetap Tenang

Stok Gula Pasir Bulog Malang Kosong, Pasokan Gula ke 339 Sahabat Rumah Pangan Kita Terhambat

Masa Tanggap Darurat Banjir di Tanggulangin Sidoarjo Diperpanjang Lagi, 2 Desa Masih Kebanjiran

"Kalau gula pasir masih ada stoknya, namun harganya terus mengalami kenaikan," kata Rahayu kepada TribunJatim.com, Jumat (20/3/2020) di Pasar Wonokromo.

Dikatakannya, saat tanggal 14 Maret kemarin saya jual gula pasir per kilo nya 14 ribu, terus pas tanggal 16 Maret saya jual 16 ribu dan sekarang udah saya jual seharga 18 ribu per kilonya.

Rahayu mengungkapkan, dirinya terpaksa menaikan harga jualan gula pasir, karena harga kulaan gula dari distrubutornya juga naik.

Ditanyai penyebab naiknya harga gula pasir yang ia beli dari distributornya, ia mengatakan tidak ada indikasi penyebab yang pasti terkait naiknya harga gula namun semenjak kabar virus corona masuk Jatim khususnya di Surabaya, harga gula pasir alami kenaikan terus.

"Saya sendiri kurang paham kenapa gula pasir ini harganya naik terus namun yang saya tau memang semenjak corona masuk ke Surabaya harga gula pasir dan gula jawa alami kenaikan," ujarnya.

Hal yang sama juga dikatakan Aminah, pedagang sembako di Pasar Pucang Anom Surabaya.

"Harga gula pasir dan gula jawa alami kenaikan terus menerus sejak seminggu ini, tiga hari lalu saya jual gula pasir per kg seharga 13 ribu, namun sekarang sudah saya jual 18 ribu, sedangkan gula jawa sebelumnya saya jual 15 ribu per kg, sekarang seharga 20 ribu per kg," kata Aminah.

Aminah juga mengatakan, kenaikan ini terjadi harga kulaan gula pasir dan gula jawa alami kenaikan terus menerus dan naiknya harga ini, terjadi semenjak ada info corona masuk Surabaya.

Penulis : Fikri Firmansyah

Editor : Sudarma Adi

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved