Virus Corona di Jawa Timur

Khofifah Minta Doa Kiai Sepuh Agar Wabah Corona di Jatim Segera Diangkat: Kita Ketuk Pintu Langit

Khofifah meminta doa dari kiai sepuh agar wabah virus Corona di Jatim segera diangkat dan terbebas dari Covid-19.

TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa didampingi Rais Syuriah PWNU Jatim KH Anwar Mansur dan Wagub Jatim Emil Dardak. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pemprov Jatim menempuh berbagai upaya untuk mencegah meluasnya wabah virus Corona atau Covid-19 di Jawa Timur.

Satu di antara ikhtiar yang ditempuh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa adalah dengan meminta ijazah atau doa dari para kiai Nahdlatul Ulama (NU) untuk keselamatan Jawa Timur dari wabah virus Corona.

Menurut Khofifah, ikhtiar secara medis sudah dilakukan oleh Pemprov Jatim.

UPDATE TERBARU Pasien Corona di Jatim Selasa (24/3/2020), Positif Covid-19 Jadi 51, Dua Meninggal

Mulai dari penambahan ruang observasi dan Alat Pelindung Diri (APD) bagi paramedis sampai pengadaan screening room dan drive thru disinfektan di instansi pemerintahan.

"Kita ingin berseiring dengan ikhtiar dhohir paramedik untuk mohon kepada masayih, ulama dan kyai untuk mengetuk pintu langit supaya ada proses secara spiritual dari seluruh kekuatan pesantren dan ulama agar Indonesia dan Jawa Timur segera terbebas dari Covid-19," ucap Khofifah pasca bertemu dengan para pengurus PW Nahdlatul Ulama Jawa Timur (PWNU Jatim) di Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Selasa (24/3/2020).

Khofifah mengatakan, ijazah yang diberikan para kiai tersebut juga diberikan kepada para santri untuk dibaca di rumah masing-masing menyusul dipulangkannya para santri untuk mencegah penularan virus Corona.

Kekhawatiran Ahli Medis China, Bakal Ada Gelombang Susulan Wabah Virus Corona Jika Abaikan 1 Hal

Ria Ricis sebelumnya Pernah Ditegur Gara-gara Syuting, Terungkap Sikapnya, Sebut Tetangga Nyelonong?

"Secara umum kita Nahdlatul Ulama mengikuti protokol yang telah ditetapkan oleh pemerintah, kita memulangkan para santri dan meniadakan pengajian umum dan tempat berkumpulnya orang banyak," ucap Ketua PWNU Jatim, KH Marzuki Mustamar.

Walaupun begitu, Marzuki mengatakan, santri-santri tetap diimbau untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan salat jamaah di rumah dan membaca ijazah yang telah diberikan agar wabah virus Corona segera berakhir.

"Dan jika masih ada yang berjamaah misalnya di musala yang tidak terlalu banyak orangnya, setelah salat kita mohon untuk membaca dzikir mendekatkan diri kepada Allah," lanjutnya.

6 Jenis Disinfektan untuk Bunuh Kuman & Virus Termasuk Corona, Lengkap dengan Cara Bikinnya, Simak!

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti

Editor: Arie Noer Rachmawati

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved