Curhat Pilu Gibran, Neneknya Meninggal di Tengah Wabah Corona, Bicara Soal Pemakaman: Bukan Melarang

Gibran mengungkap isi hatinya tentang neneknya yang meninggal dunia, ia menyinggun soal pemakaman di tengah wabah corona yang sedang menyerang.

Curhat Pilu Gibran, Neneknya Meninggal di Tengah Wabah Corona, Bicara Soal Pemakaman: Bukan Melarang
Instagram
Gibran dan neneknya yang kini sudah meninggal dunia 

Kakak kandung Kaesang dan Kahiyang itu mengaku akan selalu merindukan sosok neneknya.

“Kami akan rindu nasihat-nasihatmu. Sugeng tindak, Eyang….” bunyi tulisan di atas gambar ilustrasi Gibran yang sedang berdoa.

Sudjiatmi Notomiharjo mencium kening Gibran Rakabuming.
Sudjiatmi Notomiharjo mencium kening Gibran Rakabuming. (Instagram.com/@gibran_rakabuming)

Foto lainnya menggambarkan momen yang pernah dirasakan oleh Gibran kala meminta restu kepada sang nenek.

Gibran dirangkul oleh neneknya dan diberikan nasihat khusus.

“Begitu cepat Eyang pergi menghadap-Nya, saat kami membutuhkan nasihat-nasihatnya” tulis Gibran lagi.

Dalam foto ilustrasi terakhir, Gibran menampilkan momen ketika dirinya dan sang nenek sedang berjalan bersama.

Dalam keterangan, Gibran mengaku bahwa neneknya itu adalah sosok yang selalu menjadi panutan keluarga.

 
Sang nenek kerap mengajarkan Gibran dan adik-adiknya sikap rendah hati dan berbuat baik.

“Eyang adalah sosok panutan kami. Yang mengajari selalu bersikap rendah hati dan berbuat yang manfaat.”

Curahan hati Gibran soal sang nenek yang kini berpulang menjadi perhatian media sosial.

Halaman
1234
Penulis: Ignatia
Editor: Adi Sasono
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved