Curhat Pilu Gibran, Neneknya Meninggal di Tengah Wabah Corona, Bicara Soal Pemakaman: Bukan Melarang

Gibran mengungkap isi hatinya tentang neneknya yang meninggal dunia, ia menyinggun soal pemakaman di tengah wabah corona yang sedang menyerang.

Curhat Pilu Gibran, Neneknya Meninggal di Tengah Wabah Corona, Bicara Soal Pemakaman: Bukan Melarang
Instagram
Gibran dan neneknya yang kini sudah meninggal dunia 

Aktivitas pemakaman dibuat tidak sama seperti prosesi biasanya.

Wabah corona yang saat ini masih dihadapi Indonesia menjadi alasan keluarga Presiden Jokowi untuk tidak memakamkan sang nenek seperti prosesi biasanya.

Disampaikan Gibran di captionnya.

“Bukan berarti keluarga melarang, tapi dengan tanpa mengurangi rasa hormat, dan mengikuti kebijakan pemerintah terhadap situasi tanah air, saya menyarankan untuk mendoakan dari rumah saja.” tutupnya dalam kolom caption foto terakhir.

Mengenang Momen Jokowi dan Ibunya

Ibunda Presiden Jokowi dikabarkan meninggal dunia sore ini, Rabu (25/03/2020).

Mendengar kabar tersebut, Jokowi pun langsung berangkat ke Solo, Jawa Tengah.

"Presiden sudah berangkat ke Solo," ujar Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan, Donny Gahral Adian saat dikonfirmasi pada Rabu sore.

Selama hidup, Sujiatmi dikenal sebagai sosok yang ramah dan sederhana sama seperti sang putra.

Kenangan Manis Gibran Rakabuming dengan Ibunda Jokowi, Minta Restu ke Nenek Daftar Cawalkot Solo

Almarhumah pun jarang muncul ke publik walau putranya jadi orang nomor satu di Indonesia.

Namun, ada momen mengharukan ketika Jokowi memberikan ucapan selamat hari ibu serta mengungkapkan isi hatinya.

Sujiatmi sampai menangis haru.

Momen penuh haru terjadi di Hari Ibu, Sabtu (22/12/2018) lalu.

Saat itu Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengucapkan selamat Hari Ibu kepada sosok yang telah melahirkan dan membesarkannya.

Meskipun tak bertemu fisik, Ibunda Presiden Joko Widodo (Jokowi), Sudjiatmi Notomiharjo tak bisa menutupi rasa harunya saat menyaksikan tayangan video ucapan dari anak sulungnya, yang kini sedang melakukan kunjungan kerja di Makasar, Sulawesi Selatan.

IBu Jokowi
IBu Jokowi (Instagram)

Saat itu, Sudjiatmi sedang mengikuti sebuah acara bincang-bincang di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

“Ibu mohon maaf saya tidak sowan dan sungkem di Hari Ibu ini. Saya ingin mengucapkan terima kasih untuk semua perjuangan Ibu,” ucap Presiden mengawali ucapan di video tersebut.

“Saya ingat, ibu terus memberikan semangat kepada saya untuk tetap optimis, untuk sekolah di mana saja.

Ketika usaha saya bangkrut, juga ibu menguatkan dengan senyum yang sangat ikhlas, seakan mengatakan untuk terus terus berikhtiar, terus tetap berikhtiar.

Ibu Jokowi
Ibu Jokowi (Sajian Sedap)

Ibu, saya tidak mampu untuk membalas semua kebaikan dan perjuangan ibu, namun saya akan berusaha terus menjadi putra ibu yang baik, putra ibu yang terbaik.

Selamat Hari Ibu 22 Desember 2018.”

Suasana haru biru itu pun langsung menyelimuti seisi ruangan.

Perempuan yang lahir 15 Februari 1943 lalu itu tampak berkaca-kaca melihat tayangan tersebut.

Sudjiatmi pun mengambil beberapa helai tisu untuk mengusap air matanya.

Bocah Sukoharjo Surati Ibu Jokowi Minta Keadilan untuk Ayahnya, Setiap Saya Sekolah Adik Menangis

Penulis: Ignatia
Editor: Adi Sasono
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved