Virus Corona di Jawa Timur

Pemprov Jatim Dapat Bantuan 20.000 Liter Ethanol dari Sektor Industri Kimia PT Molindo Raya

Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menerima bantuan peralatan untuk penanganan covid-19.

Pemprov Jatim Dapat Bantuan 20.000 Liter Ethanol dari Sektor Industri Kimia PT Molindo Raya
SURYA/FATIMATUZ ZAHROH
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan adanya tambahan baru untuk pasien positif Corona di Jawa Timur. Per hari ini, Kamis (26/3/2020), total kasus positif Covid-19 di Jawa Timur mencapai 59 orang. Dengan tambahan per hari ini mencapai delapan orang. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menerima bantuan peralatan untuk penanganan covid-19.

Hari ini, Kamis (26/3/2020), Pemprov Jawa Timur mendapatkan bantuan ethanol 70 persen sebanyak 20.000 liter dari PT Molindo Raya Industrial Lawang. 

 Ethanol ini menjadi bahan utama untuk pembuatan cairan desinfektan yang digunakan menghindari penularan virus corona SARS-COV-2 penyebab covid-19. 

 Begitu tiba di Gedung Negara Grahadi, bantuan yang dibawa menggunakan satu unit truk tangki tersebut langsung diterima oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jawa Timur Heru Tjahjono. 

Dikatakan Khofifah bahwa adanya ethanol ini cukup penting karena saat ini mulai banyak dilakukan penyemprotan desinfektan yang masif di pesantren, kantor-kantor pemerintahan, tempat publik dan juga di kampung-kampung. Menurutnya adanya bantuan ethanol ini akan banyak bermanfaat bagi masyarakat. 

Covid-19 Merebak, Suporter Persebaya Bonek Galang Dana dan Lakukan Penyemprotan Disinfektan Gratis

Daftar Pembalap yang akan Ikuti Balapan Virtual MotoGP 2020, Tak Ada Nama Valentino Rossi

Pembatalan Tiket KA, Praktis dan Aman Melalui KAI Access, Tak Perlu ke Loket Stasiun

“Hari ini kami diberi 20.000 liter ethanol, tentunya kami bersyukur ada gotong royong yang kuat bersama sektor industri,” kata Khofifah.

Wanita yang juga manta Menteri Sosial ini menyebutkan bahwa hari ini yang harus disemprot cairan desinfektan semakin banyak. 

Permintaan penyemprotan yang datang ke Posko ini bukan hanya pemerintah melaknkan juga kampung-kampung.

Oleh sebab itu pihaknya berjanji bahwa semua yang disumbangkan ini akan segera diedarkan ke masyarakat sesuai dengan kebutuhan.

“Bagi yang melakukan penyemprotan semprot kita ingin juga menyiapkan orang yang bisa ditraining dulu. Lalu juga mereka akan kita berikan honor melalui program cash for work. Mereka yang bekerja menyemprotkan desinfektan akan disiapkan honor per hari Rp 75 ribu,” tegas Khofifah.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved