Breaking News:

Stok APD Bagi Tenaga Medis di Malang Terbatas, Bupati: Sementara yang Ada Saja Dipakai

Pemkab Malang terus mengupayakan penyediaan alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis di rumah sakit dan Puskesmas di wilayahnya.

TRIBUNJATIM.COM/ERWIN WICAKSONO
Bupati Malang, Muhammad Sanusi (kiri) dan Kabag Humas Pemkab Malang, M Nur Fuad (kanan) saat beri keterangan usai teleconference dengan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa di Pendapa Peringgitan Pemkab Malang, Jumat (27/3/2020). 

Stok APD Bagi Tenaga Medis di Malang Terbatas, Bupati: Sementara yang Ada Saja Dipakai

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Pemkab Malang terus mengupayakan penyediaan alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis di rumah sakit dan Puskesmas di wilayahnya. Kini, ketersediaan APD di Kabupaten Malang dikabarkan sedang terbatas.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemkab Malang punya dana kedaruratan bencana sebesar Rp 6 miliar.

"Anggarannya banyak itu. Tinggal berapa yang kita butuhkan. Tapi barangnya (APD) gak ada. Kita pesen APD gak ada. Ada dapat dari provinsi, itupun tidak terlalu lengkap. Sementara yang ada aja dipakai," ujar Bupati Malang Muhammad Sanusi ketika ditemui di Pendapa Peringgitan Pemkab Malang, Jumat (27/3/2020).

Terapkan Social Distancing, Ruas Jalan Ijen Kota Malang akan Ditutup, Lihat Jadwalnya!

Temukan 25 Tempat Usaha Langgar Jam Operasional, Polresta Malang Kota Tertibkan Warga Berkerumun

Kota Malang Siap Menuju Smart City Health Care, Gandeng BPJS Luncurkan Antrean Online

Ada 39 Puskesmas di seluruh Kabupaten Malang. Sedangkan rumah sakit yang menjadi rujukan penanganan Covid-19 adalah RSUD Kanjuruhan dan Rumah Sakit Wava Husada.

Sanusi berpesan, APD yang saat ini masih ada, agar dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para tenaga medis di wilayahnya.

"Sementara yang ada aja dipakai. Belum ada petugas medis yang terjangkit virus corona di Kabupaten Malang," jelas politisi PDI Perjuangan itu.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, drg Arbani Mukti Wibowo menerangkan, pihaknya tak mengetahui pasti jumlah bantuan APD baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah Provinsi Jawa Timur.

"Kami belum tau jumlah pastinya untuk Kabupaten Malang dapat berapa. Tapi yang saya tau, RSUD Kanjuruhan cuma dapat 100 APD. Kurang banyak itu," ungkap Arbani.

Arbani menambahkan, luas Kabupaten Malang yang cukup luas dengan jumlah Puskesmas yang banyak, tentunya mebutuhkan banyak APD bagi tenaga medis. Menurut Arbani, idealnya dibutuhkan 1650 APD untuk jangka waktu 14 hari di Kabupaten Malang.

Halaman
12
Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved