Virus Corona di Sidoarjo

UPDATE CORONA 27 Maret di Sidoarjo, 4 Pasien Covid-19 Sidoarjo Sembuh, Sudah Dipulangkan

Sebaran covid-19 di Sidoarjo memang terus meluas. Tapi di sisi lain, ada kabar gembira terkait penanganan pandemi corona virus di Sidoarjo.

SURYA/M TAUFIK
Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo Syaf Satriawarman. 

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Sebaran covid-19 di Sidoarjo memang terus meluas. Tapi di sisi lain, ada kabar gembira terkait penanganan pandemi corona virus di Sidoarjo.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo Syaf Satriawarman, sekarang ini sudah ada empat pasien yang sembuh dan semua sudah dipulangkan ke rumah masing-masing.

Empat pasien itu berasal dari beberapa kecamatan berbeda.

"Yang jelas, dua pasien sebelumnya dirawat di RSUD Sidoarjo dan dua lainnya sebelumnya dirawat di RS Mitra Keluarga Waru," kata dokter Syaf, Jumat (27/3/2020).

Ketika menjalani perawatan di rumah sakit, empat pasien itu statusnya PDP. Usai menjalani serangkaian perawatan, mereka dinyatakan sembuh dan boleh pulang.

Setelah dipulangkan ke rumah, empat pasien itu tetap dipantau sampai 14 hari kedepan.

"Setelah 14 hari, jika mereka benar-benar sehat, akan dikasih surat keterangan sehat," lanjutnya.

Mulai 1 April, Ada 4 Perjalanan KA Jarak Jauh Dari Surabaya Dibatalkan

Seusai Viral Syuting di Tengah Corona, Ria Ricis Kini Donasi Adsense YouTube & Makanan

Video Panas Gadis Madura Jadi Viral Akibat Ulah Mantan Pacar, Petaka Bermula Saat Putus

Namun, jika yang bersangkutan tidak membutuhkan surat keterangan itu, pihaknya juga tidak memaksa. Tidak dikasih surat sehat, juga tidak ada masalah.

Di sisi lain, Dinas Kesehatan Sidoarjo baru saja menerima 600 rapid test dari pemerintah pusat yang disalurkan lewat Dinas Kesehatan Jawa Timur.

Alat itu, untuk tahap pertama bakal difungsikan untuk pasien Covid-19 berstatus PDP. Selanjutnya untuk memeriksa orang-orang dalam statis ODP, atau yang dalam pengawasan.

"Pemeriksaan bakal dilakukan door to door atau langsung ke rumah-rumah," lanjut dokter Syaf.

Kendati demikian Dinas Kesehatan Sidoarjo sendiri juga sudah memesan sekira 600 rapid test. Namun, pesanan menggunakan uang APBD Sidoarjo itu belum datang hingga sekarang.

Sidoarjo sendiri sudah mengalokasikan dana sekira Rp 30 miliar untuk penanganan covid-19. Uang itu termasuk untuk membeli rapid test, APD, alat untuk tenaga medis, dan berbagai perlengkapan penanganan pasien.(ufi)

Penulis: M Taufik
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved