Berita Persebaya Surabaya

Belum Dapat Kesempatan Main di Liga 1, Pemain Muda Persebaya Ini Merasa Tertantang: Harus Semangat

Zulfikar Akhmad Medianar, salah satu pemain muda Persebaya Surabaya musim ini belum dapat kesempatan di Liga 1 2020. Bakal lebih semangat latihan

ISTIMEWA/PERSEBAYA
Pemain muda Persebaya Surabaya, Zulfikar Akhmad Medianar. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Zulfikar Akhmad Medianar, salah satu pemain muda Persebaya Surabaya musim ini cukup dikenal ketika bisa membawa Persebaya juara Elite Pro Academy U-20 tahun 2019 lalu.

Prestasi itu lah yang menjadi pintunya diorbitkan tim Bajul Ijo musim ini bersama pemain U-20 lainnya, Koko Ari Araya, Muhammad Kemaluddin, Rizky Ridho, dan M Supriadi.

Sayang, dibandingkan empat pemain tersebut, Zulfikar termasuk kurang beruntung.

Terekspos Penampilan Krisdayanti Rapat Paripurna di Rumah karena Corona: Bismillah, Selamat Bekerja

Raffi Ekspos Momen di Kasur bareng Anak & Istri, Penampilan Gigi Jadi Viral: Pemandangan Pagi Hari

Belum sekalipun pemain asal Wonokromo, Surabaya itu mendapat kesempatan bermain di Liga 1 2020. Masuk line-up pun tidak.

Namun demikian, sebagaimana dikutip dari laman resmi Persebaya, Selasa (31/3/2020), Zulfikar mengaku tidak mempermasalahkan itu.

Sebaliknya, Zulfikar menyebut belum diberikannya menit bermain oleh pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso menjadi tantangan tersendiri baginya agar bisa terus meningkatkan kemampuan.

Sebanyak 28 Hasil Rapid Test Jatim Terdeteksi Positif, 6 Diantaranya Tenaga Kesehatan

”Artinya, saya harus lebih semangat lagi dalam latihan, harus lebih baik agar bisa mendapatkan kesempatan bermain,” terang Zulfikar.

Zulfikar sampaikan, dirinya akan terus berlatih keras. Apalagi salama ini mendapat dukungan penuh orangtua.

Terutama ayahnya, Moch Gentur Mukti Arifin. Sosok yang mengenalkan Persebaya pada Zulfikar saat ia masih kecil.

Pekerjaan sang ayah sebagai jurnalis olahraga di salah satu televisi lokal Surabaya, menjadikan Zulfikar sering menyaksikan langsung Persebaya.

Akibat sering diajak sang ayah liputan Persebaya, rasa cinta pada Persebaya-pun muncul dan terus tumbuh, termasuk juga ia bercita-cita ingin membela Persebaya.

Apalagi, sebagai anak pertama dari dua bersaudara, Zulfikar telah dididik untuk tidak menjadi pribadi yang gampang menyerah.

”Ini semua tidak lepas dari izin dan dukungan orang tua yang luar biasa, agar saya bisa mencapai cita-cita saya," pungkas Zulfikar. 

Penulis: Khairul Amin

Editor: Heftys Suud 

Penulis: Khairul Amin
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved