Gegara Jeruk Disebut Ampuh Lawan Covid-19, Petani Jeruk di Magetan Bisa Kantongi Rp 40 Juta Sebulan

Senyawa dalam buah jeruk disebut ampuh lawan virus Corona, petani jeruk Kabupaten Magetan bisa kantongi Rp 40 juta per bulan.

SURYA/DONI PRASETYO
Bambang Sumali petani jeruk lemon lokal warga Dusun Geneng, Desa Pacalan, Kecamata Plaosan, Kabupaten Magetan ini meraup keuntungan hampir tiga kali lipat dari panen biasanya, ini semenjak pernyataan ilmuwan dari UI dan IPB, selain jambu biji, buah lain penangkal Covid-19 adalah jeruk lemon lokal. 

TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN -Semenjak ilmuwan dari Universitas Indonesia (UI) dan Institut Pertanian Bogor (IPB) menyebut menemukan senyawa dalam buah jeruk berpotensi ampuh melawan virus Corona atau Covid-19.

Keberadaan jeruk, termasuk jeruk lemon lokal ludes dipasaran. Tidak hanya itu, harganya juga melambung tinggi.

"Saya biasanya menjual Rp 10.000 per kilogram, tapi semenjak ada penemuan penangkal Covid-19 dalam jeruk, harga jeruk langsung naik dari Rp 10.000 menjadi Rp 25.000 sampai Rp 30.000 per kilogram,"kata Bambang Sumali petani jeruk warga Dusun Geneng, Desa Pacalan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Selasa (31/3/2020).

Asyik Mancing di Sungai Sebelah Kuburan, Pria Blitar Lari Terbirit-birit, Sebabnya Bikin Heboh Warga

Mulai Besok Jalan Raya Darmo dan Jalan Tunjungan Bakal Ditutup 2 Pekan, Hambat Covid-19 di Surabaya

Dikatakan Bambang, jeruk lemon lokal sebanyak 1000 pohon yang ditanamnya diatas tanah seluas 1 hektar ini setiap minggunya bisa panen jeruk lemon minimal sebanyak 1 ton.

"Hasil panen sebanyak 1 ton itu dengan asumsi, setiap pohon bisa dipanen sebanyak satu kilogram jeruk lemon dengan buah siap konsumsi. Kalau 1000 pohon, kita bisa panen 1 ton," ujar Bambang Sumali

Sebelum ini, lanjut Bambang, jeruk lemon masak pohon ini diambil pedagang atau pembeli umum dengan harga Rp 10.000 per kilogram.

Madiun Dikepung Zona Merah Covid-19, Pemkot Tutup 11 Ruas Jalan Utama, Akan Berlangsung 24 Jam

Gabungnya Dua Pemain Asing Baru Diyakini Kapten Persela Bisa Bawa Kebangkitan Laskar Joko Tingkir

Pedagang maupun pembeli umum langsung memetik jeruk melon lokal ini langsung dari pohonnya.

"Saya tidak pernah cari pembeli keluar, mereka pedagang buah dan pembeli umum langsung datang memetik sendiri. Kita tinggal menimbang, begiu juga dengan pedagang,"ujarnya.

Dalam sebulan, tambah Bambang, pohon jeruk lemon yang ditanam ini bisa empat kali panen. Atau dalam seminggu bisa mengantongi hasil sebesar Rp 10 juta dan sebulan bisa mendapatkan hasil sebesar Rp 40 juta.

Tak Pulang ke Negaranya, Tiga Pemain Asing Persebaya Habiskan Waktu Libur di Surabaya

"Kalau sekarang harganya bisa Rp 25.000 - Rp 30.000 per kilogram, ya dihitung sendiri hasilnya. Hasil sebesar itu belum dipotong obat hama, rabuk, tenaga kerja. Lumayan lah dengan kenaikkan ini. Tapi kalau harga naik, tenaga kerja dan harga pupuk juga naik,"kata Bambang Sumali.

Halaman
12
Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved