Virus Corona di Kota Batu

Hadapi Covid-19, Wali Kota Batu Minta Aktivitas Tempat Wisata dan Hiburan Dihentikan Sementara

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko mengeluarkan surat edaran yang isinya meminta aaktivitas wisata dan hiburan dihentikan sementara selama wabah Corona.

SURYA/BENNI INDO
Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko. 

TRIBUNJATIM.COM, BATU - Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko mengeluarkan surat edaran (SE) tentang kewaspadaan dan kesiapsiagaan dunia usaha dan kepariwisataan dalam menghadapi penyebaran virus Corona atau Covid-19 di Kota Batu.

SE itu bernomor 556/1667/422.103/2020 dan ditandatangani pada 31 Maret 2020.

Isi SE tersebut meminta menghentikan sementara aktivitas tempat wisata dan hiburan seperti wisata alam, wisata buatan, bioskop, permainan ketangkasan, hiburan malam, tempat olahraga, warung internet dan panti pijat.

Prediksi Wabah Virus Corona Berakhir di Indonesia menurut Pakar Statistik, Hasilnya Optimistis

Tampilan Lain Abash Keluar Rumah, Gaya Pacar Lucinta Luna saat Olahraga juga Disorot, Malu Dipuji?

"Sampai 21 April 2020 dan akan dievaluasi lebih lanjut sesuai dengan kebutuhan," tulis SE yang ditandatangani Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko itu.

Kegiatan jasa usaha, kuliner maupun restoran diperbolehkan buka namun dengan batasan waktu. Buka mulai pukul 7.00 wib hingga 21.00 wib. Namun hanya memberikan pelayanan pesan antar. Jika terjadi antrean, harus diberi jarak 1 meter.

Sementara usaha perdagangan seperti rental mobil, toko optik, toko kain, toko sembako, toko pracangan, toko bangunan maupun elektronik diberi kesempatan buka operasional mulai pukul 9.00 wib hingga 21.00 wib. Kecuali apotik dan SPBU tetap berkperasi seperti biasa.

Masa Belajar di Rumah Diperpanjang, Dinas Pendidikan Kabupaten Malang Imbau Soal Penggunaan Dana BOS

Duka Bagi Arema FC, Pelatih Arema U-20 Wafat Kena Serangan Jantung, Akhir Kisah Dibeber Manajemen

Masyarakat juga diimbau membeli kebutuhan sembako dengan batasan tertentu. Warga diperbolehkan beli beras maksimal 25 Kg.

Kemudian gula, tepung terigu dan telur sebanyak maksimal 2 Kg. Beli mi instan maksimal 2 dos. Sementara susu bayi sebanyak 2 kemasan atau 400 gram.

Sementara itu, Kabag Humas Pemkot Batu Santi Restuningsasi memperbaharui data Covid-19 di Kota Batu. Hingga Rabu, 1 April 2020, pukul 16.00 jumlah pasien positif di Kota Batu terkonfirmasi satu orang. Pasien dalam pengawasan (PDP) juga berjumlah satu.

INDONEGRI Olah Rempah Tradisional untuk Tingkatkan Imunitas Tubuh, Proteksi Diri dari Covid-19

"Total ODR ada 660, OTG 23 dan ODP 86," ujar Santi, Rabu (1/4/2020).

Halaman
12
Penulis: Benni Indo
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved