Kebijakan Bupati Trenggalek di Tengah Wabah Covid-29, Beri Saldo Ojol & Sebar Kartu Penyangga

Kabupaten Trenggalek meluncurkan kebijakan ekonomi di tengah pandemi Corona atau Covid-19.

TRIBUNJATIM.COM/AFLAHUL ABIDIN
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin dan beberapa pejabat terkait menunjukkan model kartu penyangga ekonomi, Rabu (1/4/2020). 

TRIBUNTRENGGALEK.COM, TRENGGALEK - Kabupaten Trenggalek meluncurkan kebijakan ekonomi di tengah pandemi Corona atau Covid-19.

Kebijakan itu disampaikan dalam lewat jumpa pers, Rabu (1/4/2020)  malam.

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengatakan, pihaknya akan memberi saldo ojek online lokal, Blojek, bagi para Orang Dalam Pantauan (ODP).

Warga Masuk ke Trenggalek Dipasang Gelang Pita Merah, Bupati: Jadi Edukasi Wajib Karantina di Rumah

Ketua TP PKK Trenggalek Novita Hardini Dorong Optimalisasi Peran PKK Bantu Pemerintah Cegah Covid-19

ODP yang akan mendapatkan saldo tersebut adalah mereka yang dalam masa karantina diri 14 hari di rumah dan melaksanakan karantina.

"Ini dimaksudkan agar mereka bisa disiplin mengisolasi diri dirumah. Di satu sisi, tetap dapat terpenuhi kebutuhannya tanpa harus bekerja ataupun berbelanja di luar," kata pria yang akrab disapa Mas Ipin itu.

Pemkab, kata dia, akan meregistrasi para ODP untuk mendapatkan akun Blojek dengan saldo senilai Rp 200.000.
Para ODP yang menjalani isolasi bisa memesan makanan dan kebutuhan dengan memesan via aplikasi.

Data yang pemkab himpun hingga 1 April 2020, ada 454 ODP di Kabupaten Trenggalek.

"Jumlah penerima akan mengikuti perkembangan jumlah ODP yang isolasi mandiri dirumah," sambung Mas Ipin.

Ia meminta gugus tugas di tingkat desa untuk mengevaluasi bantuan apabila ODP tak disiplin menjalani isolasi mandiri di rumah.

"Maka bantuan akan diberhentikan," katanya.

Halaman
12
Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved