Virus Corona di Surabaya

Dampak Penyebaran Corona, Pedagang Ayam di Pasar Wonokromo Menjerit, Seminggu Sepi Pembeli

Para pedagang daging ayam di Pasar Wonokromo Surabaya keluhkan terkait penjualannya yang selalu sepi pembeli sejak seminggu yang lalu.

TRIBUNJATIM.COM/FIKRI FIRMANSYAH
Ummik, pedagang daging ayam di Pasar Wonokromo Surabaya saat ditemui TribunJatim.com, Kamis (2/4/2020). 

 Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Dampak virus Corona atau Covid-19, para pedagang daging ayam di Pasar Wonokromo Surabaya mengeluh, terkait penjualannya yang selalu sepi pembeli sejak seminggu yang lalu.

Padahal harga yang dijualnya pun sudah diturunkan.

Satu diantara pedagang daging ayam yang berjualan di Pasar Wonokromo Surabaya , Ummik mengaku meski harga daging ayam yang dijualnya sudah diturunkan, namun kondisi jualannya masih sepi pembeli bahkan tidak ada sama sekalipun yang beli.

"Sedih saya mas gara-gara wabah corona ini, pasar mulai sepi pengunjung alhasil pembeli di tempat saya juga gak ada sama sekali," kata Ummik di Pasar Wonokromo Surabaya, Kamis (2/4/2020).

Ummik menjelaskan, harga daging ayam yang ia jual padahal sudah diturunkan, yang dimana sebelumnya 32ribu/kg kini menjadi 25rb/kg.

Pedagang Ayam Pasar Wonokromo Sambat Omzet Penjualan Turun Drastis, Sepi Pembeli Gara-gara Corona

Berjemur di Bawah Sinar Matahari Kuatkan Imun? Jika Waktunya Salah Malah Mudah Terinfeksi Virus!

125 Santri Sidogiri Pasuruan yang Pulang ke Sidoarjo Dicek Kesehatannya

"Meski sudah saya turunkan harganya, tetep gak ada yang beli mas, lah wong pasarnya ya sepi," kata wanita yang sudah berjualan daging ayam di Pasar Wonokromo selama 20 tahun.

Meski sepi pembeli Ummik mengatakan dirinya akan tetap berjualan.

Hal yang sama juga dialami pedagang daging ayam lainnya, yakni Yono.

"Sudah selama seminggu ini kondisi pasar sepi sekali, banyak orang takut kesini karena corona, alhasil jualan saya juga sepi pembeli," kata Yono.

Yono juga mengatakan, daging ayam yang dijualnya sudah diturunkan harganya namun tetap sepi pembeli karena pasar disini juga udah mulai sepi pengunjung.

Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved