Puluhan Hotel di Jatim Tutup Serentak per April Ini Dampak Covid-19, 50 Persen Karyawan Dirumahkan

Mewabahnya covid-19 memberikan dampak di berbagai sektor, termasuk industri perhotelan di Jawa Timur.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
ilustrasi kamar di salah satu hotel di Surabaya 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Mewabahnya covid-19 memberikan dampak di berbagai sektor, termasuk industri perhotelan di Jawa Timur.

Sebanyak 40 persen dari total seluruh hotel di Jatim memberlakukan kebijakan tutup sementara sampai waktu yang belum bisa dipastikan.

Hal ini disebabkan turunnya okupansi yang drastis dalam rentan waktu yang singkat.

Dukung Pencegahan Corona, Hotel Royal Singosari & Garden Palace Surabaya Sudah Tutup Sementara

BREAKING NEWS - 16 Hotel di Surabaya Tutup Gegara Corona, Gaji Karyawan Dipotong 50 Persen

Modus Pria Jombang Jajakan Tubuh Istri Rp 2 Juta di Facebook, Pelanggan Ditawari 2 Layanan-Hotel

"Okupansinya sudah sampai sepuluh persen dengan biaya operasional yang tinggi. Tamu 10 orang dan 100 orang biaya listriknya tetap sama. Jadi lebih baik tutup sementara daripada menanggung cost yang tinggi," ungkap Ketua Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Timur Dwi Cahyono, Kamis (2/4/2020).

Penutupan sementara oleh sejumlah hotel di Jawa Timur ini mulai terasa sejak pertengahan Maret 2020. Kemudian disusul dengan tutupnya beberapa hotel secara serentak pada Rabu (1/4) kemarin.

"Bahkan, semua hotel di Batu baik bintang maupun non bintang sudah ditutup sesuai arahan dari Walikota," imbuhnya.

Sementara sejumlah hotel yang masih beroperasi, ia melanjutkan, tidak buka seperti biasanya. Hotel-hotel tersebut memberlakukan minimum biaya operasional.

"Yang belum tutup bukan berarti operasional seperti biasa. Sekitar 50 persen karyawan bahkan dirumahkan, ada yang digilir, ada yang dipanggil jika ada tamu. Masing-masing hotel berbeda," ia mengatakan.

Dwi pun tidak bisa memberikan kepastian jangka waktu berlakunya tutup sementara tersebut. Hal ini menunggu informasi lebih lanjut dari pemerintah.

"Jika situasi belum juga memungkinkan, akan tetap tutup. Kita lihat sampai April. Kalau masih belum, bisa berlanjut sampai Mei. Jika buka, mungkin hanya menyediakan beberapa kamar dan pegawai," katanya.

Ia menyebut beberapa hotel di Surabaya yang resmi memberlakukan penutupan sementara yakni Hotel Cendana, Artotel, Narita, Tunjungan, Santika Pandegiling, Amaris Darmo, Moscha, Sofia Front One, Royal Singosari, Palm Park, Sahid Gubeng, Elmi, Santika Premiere Gubeng, Bisanta, Arcadia, Surabaya Suite, Garden Palace, Kampi, dan Choice City BG Junction.

Sedangkan di wilayah Malang yakni Hotel El, Shanaya, Savana, Gajah Mada, Amaris, Ollino, The 1O1 Malang OJ, Kertanegara Guest House dan Pelangi. Sementara di Batu, yakni El Royal Hotel, Kampung Lumbung, Pohon Inn, Singhasari, Radho, Samara dan Amarta Hills.

Lebih lanjut soal karyawan, Dwi mengatakan tergantung kebijakan masing-masing hotel. Ia mengimbau hotel tetap mengkondisikan para karyawan.

"Kalau bisa, karyawan tetap diberi 50 persen. Tapi ini kalau mampu. Kalau keuangannya tidak kuat, diharapkan semua pihak mengerti kondisi ini. Harapannya setelah kondisi ini selesai, semua bisa bekerja kembali secara normal," pungkasnya.

Penulis : Christine Ayu Nurchayanti

Editor : Sudarma Adi

Penulis: Christine Ayu Nurchayanti
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved