Virus Corona di Kota Batu

Pemkot Batu Ajak ASN Sisihkan Gaji Mulai Rp 200 Ribuan untuk Atasi Dampak Corona: Masak Tidak Bisa?

Pemerintah Kota Batu mengajak para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Batu sisihkan gaji untuk tanggulangi dampak wabah virus Corona.

freepik.com
(Ilustrasi) Pemkot Batu imbau ASN sisihkan gaji untuk tanggulangi dampak wabah virus Corona. 

TRIBUNJATIM.COM, BATU - Pemerintah Kota Batu mengajak para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Batu menyisikan sebagian penghasilannya untuk menanggulangi dampak pandemi virus Corona atau Covid-19 di Kota Batu.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala BKPSDM Kota Batu, Siswanto.

Kata Siswanto, telah banyak upaya yang dilakukan oleh Pemkot Batu melalui Gugus Tugas Covi-19 Batu untuk menekan penyebaran virus tersebut.

Al Ghazali Bakal Nikah Muda sama Alyssa Daguise, Calon Besan Ahmad Dhani & Maia Ternyata CEO Sukses

2 Pria Malang Tewas di Lapangan Dikenal Rela Jual Apapun Demi Bisa Minum Miras, Warga Sampai Heran

"Yang terbaru, dari instruksi Wali Kota, ASN diimbau agar menyisihkan sebagian gaji untuk berpartisipasi dalam pencegahan Covid-19," ujar Siswanto, Jumat (3/4/2020).

Siswanto mengatakan, meskipun berupa imbauan yang sifatnya tidak wajib, namun ia berharap ASN dapat melaksanakan imbauan tersebut.

Petugas Periksa Ketat Orang yang akan Masuk ke Kota Batu, Cek Suhu Tubuh hingga Tekanan Darah

Antisipasi Potensi Konflik Selama Darurat Corona, Brimob Polda Jatim Latih 40 Anggota Khusus

Siswanto menyampaikan jumlah ASN di Kota Batu sekitar 2200 ASN. Jumlah tersebut belum termasuk tenaga guru.

Untuk besarannya, ASN eselon II diimbau menyisihkan Rp 1 juta, Administrator atau eselon III senilai Rp 500 ribu, pengawas atau eselon IV Rp 300 ribu, sementara staf menyisihkan Rp 200 ribu.

"Imbauan ini tidak wajib. Tapi secara moral dikembalikan ke masing-masing ASN. Masak menyisihkan sedikit gaji untuk membantu yang membutuhkan seperti saat ini tidak bisa?" kata Siswanto.

Kenang 20 Tahun Wafatnya Legenda Persebaya Eri Irianto, Aji Santoso Bahas Tendangan Gledek

Pembukaan donasi tersebut dimulai sejak Jumat (3/4/2020).

Hasil donasi akan dibelikan alat pelindung diri (APD) yang disalurkan ke tenaga medis. Selain itu juga untuk membantu masyarakat yang terdampak Covid-19.

Untuk teknisnya, diungkap Siswanto, penyisihan gaji akan dihimpun di tiap OPD. Penghimpunan dimaksimalkan sepanjang April ini.

"Teknis lebih lanjut masih akan koordinasikan dengan Gugus Tugas Covid-19 Batu. Mengingat imbauan ini masih baru saja diedarkan hari ini," paparnya.

Penulis: Benni Indo

Editor: Heftys Suud 

Penulis: Benni Indo
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved