Virus Corona di Pamekasan

Ramai Isu Soal Penutupan Semua Pasar Tradisional di Pamekasan, Bupati Baddrut Tamam: Tidak Akan!

Beredar isu di kalangan masyarakat Kabupaten Pamekasan, Madura, bahwa semua pasar tradisional akan dilakukan penutupan.

TRIBUNJATIM.COM/KUSWANTO FERDIAN
Suasana Pasar Kolpajung Pamekasan, Madura, Sabtu (4/4/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Beredar isu di kalangan masyarakat Kabupaten Pamekasan, Madura, bahwa semua pasar tradisional yang berada di wilayah setempat akan dilakukan penutupan.

Isu tersebut mencuat seiring penyebaran wabah virus Corona atau Covid-19 yang masih belum usai.

Menanggapi isu yang beredar tersebut, Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, mengaku tidak akan melakukan penutupan pasar tradisional.

Polres Pamekasan Beri Bantuan Sembako pada Masyarakat yang Lakukan Isolasi Mandiri Cegah Covid-19

Dalam Tahap Branding, Mobil Sehat dari Pemkab Pamekasan untuk 178 Desa akan segera Didistribusikan

Dia hanya meminta masyarakat Pamekasan tidak panik menghadapi wabah virus Corona ini.

Politisi PKB itu mengimbau, masyarakat untuk saat ini lebih baik tinggal di rumah saja.

Dia mengingatkan, bila tidak ada keperluan yang penting atau mendesak hendaknya jangan ke luar rumah.

"Anjuran ini kita sampaikan untuk memastikan bahwa kita tidak tertular dan tidak menularkan Covid-19 ke keluarga, tetangga ataupun teman," kata Baddrut Tamam kepada TribunJatim.com, Sabtu (4/4/2020).

Saat ini, kata Baddrut Tamam, pihaknya dengan semua jajaran Forkopimda bekerja solid untuk memberikan perlindungan kesehatan dan keamanan kepada masyarakat.

Kedatangan Pemudik ke Pamekasan di Tengah Pandemi Corona Bakal Dipantau Ketat Tim Satgas Covid-19 

Jenazah PMI dari Malaysia Tiba di Posko Covid-19 Sampang, Dipastikan Meninggal Bukan Karena Corona

Melalui upaya itu, dia hanya menginginkan masyarakat Pamekasan tidak ada lagi yang terjangkit virus Corona.

"Doakan kami semua dan para Tim Satgas Covid-19 Pamekasan agar selalu sehat dan terus memberikan pelayanan prima," pintanya.

"Kami akan berkerja cepat, demi menanggulangi penyebaran wabah virus Corona ini agar tidak masuk ke Pamekasan," pungkasnya.

Editor: Dwi Prastika

RSUD Pamekasan Madura Butuh 500 Baju Hazmat untuk Persiapan Tangani Pasien Covid-19

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved