Pemuda Surabaya Ini Kaget Didatangi Polisi Saat Ada di Minimarket, Temukan Serbuk Haram di Saku Baju

Avin Aviksa (25) warga Jambangan terpaksa dikeler Tim Anti Bandit Polsek Gayungan, Rabu (1/4/2020) malam.

ilustrasi sabu-sabu 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Avin Aviksa (25) warga Jambangan terpaksa dikeler Tim Anti Bandit Polsek Gayungan, Rabu (1/4/2020) malam.

Avin terperanjat saat sejumlah pria tak dikenal menyergapnya di depan minimarket beralamat Jalan Jetis Seraten, Ketintang, Gayungan, Surabaya.

Semula ia tak terima diperlakukan sedemikian rupa. Apalagi ia juga tak mengenal para pria itu.

Musim Social Distancing, Budak Sabu Gresik Malah Transaksi Narkoba di Lapangan, Lihat Endingnya

Pasrah Bolak-balik Dititipi Sabu Siap Edar, Pria Warga Banyurip Wetan Surabaya Diringkus Polisi

Pengedar Paket Hemat Sabu di Surabaya Kaget Saat COD Malah Didatangi 5 Polisi, Pembeli Jadi DPO

Namun saat para pria itu menggeledah saku pakaian Avin dan menemukan dua dua poket plastik sabu dengan berat masing-masing 0.35 gram dan 0.28 gram di saku pakaiannya.

Avin langsung lemas dan pasrah dikeler ke Mapolsek Gayungan, malam itu juga.

"Sudah lama dia pakai. Rencananya mau dipakai sendiri," ujar Kanit Reskrim Polsek Gayungan Ipda Hedjen Oktianto, Minggu (5/4/2020).

Setelah diinterogasi, ungkap Hedjen, Avin mengaku kepadanya memperoleh barang haram itu dari rekannya, Akmal (26).

Ia seorang satpam perumahan di kawasan Wonokromo, Surabaya. Dan diketahui telah menekuni bisnis jual beli sabu, kurun waktu lima bulan.

Setelah mengantongi profil Akmal, ungkap Hedjen, personelnya mulai melakukan pengejaran, dan berhasil membekuk Akmal di kawasan Jalan Karengrejo, Wonokromo, Surabaya.

Setelah berhasil dibekuk, terungkap bahwa Akmal selama ini menjual barang haramnya itu dengan harga paket hemat, senilai Rp 300 ribu per poket.

Kurun waktu lima bulan, Akmal menjual ke berbagai kalangan. Guna mengelabui intaian aparat, lanjut Hedjen, pelaku memanfaatkan metode jual beli secara ranjau.

"Dia jualan buat mencari keuntungan. Keuntungan penjualan sebesar Rp. 50 Ribu. Kami juga menyita 1 ponsel sebagai barang bukti," pungkasnya.

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved