Breaking News:

Cegah Sebaran Covid-19, Pertamina EP Asset 4 Lakukan Rapid Test & Sedia Rumah Singgah Bagi Pekerja

Pertamina EP Asset 4 secara aktif ikut melakukan penanggulangan dan pencegahan virus Corona atau Covid 19 ini.

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Sudarma Adi
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Pemeriksaan dengan rapid test yang dilakukan Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field kepada para pekerja yang baru datang dan memulai shif kerja hingga 14 hari kedepan. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Perusahaan Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) dibawah naungan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Pertamina EP Asset 4 secara aktif ikut melakukan penanggulangan dan pencegahan virus Corona atau Covid 19 ini.

Di wilayah kerjanya di Sukowati Field yang ada daerah Kabupaten Bojonegoro dan Tuban.

M Ibnu Wardhana, Asset 4 Legal & Relation Manager Pertamina EP Asset 4, mengatakan di Sukowati Field, penerapan waktu kerja bagi pekerja adalah dengan on-off, berdurasi 14 hari secara bergantian.

Peraturan Tender yang Memadai di Industri Migas Disebut SKK Migas Penting, Buat Tingkatkan Produksi 

SKK Migas Dukung Program Kementerian ESDM Terkait Perluasan Akses Energi dan Harga Energi

"Setiap harinya, secara internal kita melakukan pemantauan, seperti pengukuran suhu badan dan gejala sakit akibat virus Covid-19 seperti batuk, demam atau sesak nafas, semuanya terekam secara online dan dipantau oleh dokter perusahaan," jelas Ibnu, Jumat (3/4/2020).

Pihaknya juga bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro, untuk pemeriksaan rapid test. "Pemeriksaan sudah kami lakukan kepada tujuh pekerja yang baru datang, dengan rapid test dan pemantauan riwayat kesehatan. Hasilnya negatif Covid 19," ungkap Ibnu.

Rapid test tersebut menggunakan alat yang disediakan Pertamina EP Asset 4 yang sebagian besar didonasikan ke Pemkab yang ada wilayah kerjanya.

Selain Bojonegoro dan Tuban untuk Sukowati Field, juga ada Cepu Field untuk Kabupaten Blora, Poleng Field untuk Kabupaten Gresik dan Kabupaten Bangkalan, Donggi Matindok Field untuk Kabupaten Banggai, serta Papua untuk Kota Sorong.

Selain melakukan pantauan kesehatan secara berkala, perusahaan juga menyediakan rumah singgah untuk para pekerja yang baru datang ke Bojonegoro serta melakukan pemantauan selama 14 hari sebelum dapat melakukan aktifitas pekerjaan dan melaporkan kepada Dinas Kesehatan setempat.

“Ke depan, akan ada pekerja rig yang datang secara bergantian, mereka telah melakukan kerja berturut-turut selama tiga minggu. Prosedur ketat tentu akan kita terapkan sehingga semua pihak baik perusahaan dan masyarakat dapat merasa aman dan nyaman," ungkap Ibnu.

Soal donasi yang diberikan di semua wilayah tersebut, meliputi bilik disinfektan, 50 instalasi cuci tangan, 100 APD hazmat, 200 lembar masker kain, 850 liter hand sanitizer, 2.500 lembar masker medis, penyemprotan disinfektan hingga 20 unit rapid test.

“Secara berkala, bantuan tersebut akan kami serahkan kepada masyarakat melalui lapangan masing-masing, selain inisiatif dari perusahaan untuk memberikan langsung juga terdapat permintaan dari Bupati setempat seperti Bojonegoro yang meminta peralatan rapid test," jelas Ibnu.

Sejak Februari 2020, Pertamina EP telah melakukan pembatasan kegiatan perjalanan dinas maupun pribadi ke dalam negeri maupun luar negeri, melakukan penundaan terhadap kegiatan rapat atau yang mengumpulkan massa hingga sosialisasi kepada pekerja dan keluarga terkait virus Covid-19 ini.

"Kami berharap bahwa pandemik virus ini dapat segera berakhir sehingga kegiatan operasional perusahaan dan kegiatan masyarakat dapat berjalan dengan normal," tandas Ibnu.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved