Virus Corona di Mojokerto

Ning Ita Galakkan Kampanye Wajib Pakai Masker untuk Cegah Risiko Penularan Covid-19 di Mojokerto

Ning Ita mengatakan, sesuai rekomendasi dari WHO, maka masyarakat wajib pakai masker saat di luar rumah untuk cegah risiko penularan Covid-19.

TRIBUNJATIM.COM/MOHAMMAD ROMADONI
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, saat membagikan masker gratis kepada masyarakat sebagai kampanye wajib memakai masker di tempat publik untuk mencegah risiko penularan virus Corona (Covid-19), Selasa (7/4/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Mochammad Romadoni

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menggalakkan kampanye wajib memakai masker saat beraktivitas di tempat publik untuk mencegah risiko penularan virus Corona (Covid-19).

Dalam kampanye tersebut juga dilakukan pembagian masker kain secara gratis kepada masyarakat yang berada di tempat publik, meliputi pasar modern, bank, Stasiun Mojokerto, serta tempat pangkalan angkutan umum dan tukang becak di pinggiran jalan protokol Kota Mojokerto, Selasa (7/4/2020).

Ning Ita mengatakan, sesuai rekomendasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) maka masyarakat wajib memakai masker saat beraktivitas di luar rumah.

Bayi Baru Lahir Tergeletak di Atas Genting Rumah Warga Mojokerto, Fakta Si Ibu Kandung Terungkap

Pemkab Mojokerto Awasi Kembalinya 8 TKI yang Pulang Kampung, Minta Langsung Isolasi Mandiri

Ia juga turut memberikan masker dan vitamin kepada sopir angkutan, nasabah bank, dan pengunjung pasar modern tersebut.

"Jadi siapapun harus memakai masker ketika kegiatan di luar rumah karena penyebaran Covid-19 paling cepat adalah melalui air liur (Droplet) dalam kontak dekat tanpa pelindung," ujarnya, Selasa (7/4/2020).

Ia mengatakan, Pemkot Mojokerto tidak mengharuskan masyarakat menggunakan masker bedah atau N-95.

Masyarakat bisa menggunakan masker kain lantaran bisa digunakan berulang kali dan dicuci dengan deterjen.

Sementara masker N-95 yang sekali pakai hanya diperuntukkan bagi petugas medis.

"Mari pakai masker untuk melindungi diri dan orang lain, karena kita tidak pernah tahu orang tanpa gejala pun bisa menjadi sumber penyebaran penyakit ketika di luar rumah dan kami ingin masyarakat paham dan sadar untuk menjaga orang lain tetap aman, maka harus dimulai dari diri sendiri," ungkapnya.

Dapati 5 Santri Ponpes Lirboyo Asal Mojokerto Bersuhu Panas, Petugas Imbau Lakukan Karantina Mandiri

Dampak Virus Corona, Ponpes Tambak Beras dan Tebuireng Jombang Pulangkan Seluruh Santrinya

Halaman
12
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved