Virus Corona di Bangkalan

Bangkalan Masuk Zona Merah, Pemkab Perkuat Sistem Deteksi Dini Covid-19, Mulai Sarana-Tenaga Medis

Pemkab Bangkalan perkuat sistem deteksi dini Covid-19 sejak wilayahnya ditetapkan zona merah Corona.

SURYA/AHMAD FAISOL
Bupati sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangkalan RK Abd Latif Amin Imron menggelar jumpa pers terkait pasien terkonfirmasi Covid-19 di Pendapa Agung Bangkalan, Jumat (10/4/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN - Setelah ditetapkan sebagai kabupaten zona merah virus Corona atau Covid-19), Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangkalan lebih meningkatkan kapasitas sistem kesehatan.

Hal itu disampaikan Bupati sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangkalan RK Abdul Latif Amin Imron (Ra Latif) dalam jumpa pers terkait pasien terkonfirmasi Covid-19 di Pendapa Agung Bangkalan, Jumat (10/4/2020).

"Peningkatan sistem kesehatan seperti kesiapan tenaga medis, sarana, ruang perawatan, dan penguatan sistem deteksi dini Covid-19 melalui petugas surveilance (pemantau) di lapangan," ungkap Ra Latif.

Bangkalan Masuk Zona Merah, Satu Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19, Pasien Sempat ke Jakarta

Penguatan kapasitas sistem kesehatan tersebut merupakan salah satu dari lima strategi penanganan wabah Covid-19 yang ditetapkan Pemkab Bangkalan sesuai arahan Pemerintah Pusat dan Provinsi Jatim.

Strategi berikutnya yakni terus melakukan pencegahan penyebaran penularan Covid-19 melalui upaya preventif dan telah dilakukan secara massif sampai ke pelosok desa.

Meningkatkan sistem keamanan tubuh melalui upaya promotif seperti imbauan untuk olah raga teratur, berjemur, mengkonsumsi asupan bergizi dan bervitamin, cukup istirahat agar tidak stress.

Permintaan Tulus Aurel Hermansyah ke Anang-Krisdayanti Jika Ia Nikah, Sosok Raul Lemos Disinggung

Tingkah Syahrini Bangun Tengah Malam Demi Puaskan Suami, Mertua Terlibat, Dipuji Reino: The Best!

Peningkatan ketahanan pangan dan produksi pangan, seperti mengawal produksi dan distribusi kebutuhan pokok.

Memperkuat jaring pengaman sosial (safety net) seperti bantuan langsung kepada masyarakat.

Ra Latif menjelaskan, untuk melaksanakan kelima strategi tersebut, Pemkab Bangkalan telah melakukan refocusing anggaran dan efisiensi dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Satu Orang PDP Positif Covid-19 di Bangkalan, Dinas Kesehatan Beber Kondisi Terkini Pasien

"Berhasil mengalokasikan anggaran sebesar Rp 65,2 miliar," jelasnya.

Ia berharap kepada seluruh masyarakat Bangkalan agar tetap tenang, terus meningkatkan kewaspadaan, patuhi dan ikuti apa yang menjadi anjuran pemerintah.

"Terus meningkatkan ibadah dan berdoa kepada Alloh SWT. Semoga wabah Covid-19 ini segera berakhir dan semoga Alloh SWT menyelamatkan kita semua," pungkasnya.

Penulis: Ahmad Faisol

Editor: Arie Noer Rachmawati

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved