Sepak Bola saat Wabah Virus Corona

Presiden Persebaya Surabaya Azrul Ananda Ungkap Kunci Liga Profesional Bisa Sehat Jangka Panjang

Presiden Persebaya Surabaya, Azrul Ananda, membeberkan kunci agar liga profesional, termasuk juga Liga 1 bisa sehat.

TRIBUNJATIM.COM/KHAIRUL AMIN
Presiden Persebaya Surabaya, Azrul Ananda (tengah) bersama Presiden Direktur PT MPM, Suwito Mawarwati (kiri), Direktur MPM, Thong Dendy Sean T (kanan) di kantor PT MPM Motor, Jalan Simpang Dukuh, Surabaya, Kamis (27/2/2020). 

Azrul Ananda tidak menyangkal bahwa pengelola liga sepak bola yang baru di tanah air sudah punya niatan hebat. Memastikan jadwal berlangsung tanpa perubahan aneh-aneh seperti sebelum-sebelumnya.

Namun pandemi virus Corona (Covid-19) menerpa membuyarkan semuanya.

Azrul Ananda juga sampaikan berterima kasih kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) yang telah mengeluarkan surat "luar biasa" menunda sementara Liga 1 dan 2 hingga akhir Mei, dan kalau situasi membaik, liga dilanjutkan Juli.

Wajibkan Pemainnya Latihan Saat Libur Kompetisi, Madura United Beri Program Sesuai Permasalahan

Ikut Donasi, Pelatih ini Lelang Jersey Persebaya Bersejarah Miliknya, Buka Harga di Angka Rp 300.000

Namun, jika ternyata di akhir Mei masa darurat resmi diperpanjang pemerintah, maka akan ada pembahasan lebih lanjut, termasuk opsi pembatalan.

Termasuk juga kebijakan memperbolehkan klub membayar gaji pemain, pelatih, dan ofisial maksimal 25 persen dari kontrak awal selama ditunda.

"Dan selama tidak ada aktivitas apa-apa, klub-klub diberi keringanan dalam memenuhi kewajiban-kewajiban. Termasuk bayaran pemain," ucap Azrul Ananda.

"Paling tidak, dalam hal ini, prioritas yang saya tulis di atas agak diterapkan. Kepentingan liga keseluruhan lebih baik dari klub, dan kepentingan klub masih di atas pemain," tambahnya.

Tes sebelum Balapan Perdana Jadi Solusi agar Pembalap Bisa Tampil Melesat saat MotoGP 2020 Dimulai

Dalam situasi ini, Persebaya Surabaya juga ambil bagian, menerapkan gaji 25 persen selama ditunda, Maret-Juni 2020.

"Ketidakpuasan, ketidaksenangan, ketidaknyamanan, pasti ada. Tapi yang penting mengamankan dulu liga dan klub," tegasnya.

Treatmen seperti ini disampaikan Azrul Ananda juga dilakukan di seluruh dunia.

Halaman
123
Penulis: Khairul Amin
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved