Virus Corona di Surabaya

Tutorial Bikin Masker Kain Dewasa dan Anak Ala Desainer Surabaya, Bisa Pakai Daster Tak Terpakai

Desainer asal Surabaya, Margaretha J bagi tips membuat masker kain di rumah untuk lawan Corona. Bisa pakai daster katun tak terpakai.

Tayang:
Penulis: Mayang Essa | Editor: Hefty Suud
TRIBUNJATIM.COM/AHMAD ZAIMUL HAQ
Desainer Margaretha J saat menunjukkan masker kain motif batik khas Indonesia bikinannya, Surabaya, Jumat (10/4/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Mayang Essa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ditengah merebaknya virus Corona (Covid-19), masker menjadi barang yang wajib dipunya.

Sebab, masker merupakan Alat Pelindung Diri (APD) untuk mencegah menularnya Covid-19

Di tengah kelangkaan masker medis, masyarakat disarankan untuk memakai masker kain. 

Permintaan Tulus Aurel Hermansyah ke Anang-Krisdayanti Jika Ia Nikah, Raul Lemos Disinggung

Pengakuan Krisdayanti soal Hubungan Aurel-Azriel & Raul, Alasan Anak Tinggal dengan Anang Dibongkar

Untuk mendapatkan masker kain, kita bisa membuatnya sendiri di rumah. 

Desainer asal Surabaya, Margaretha J pun berbagi tipsnya membuat masker kain.

Lewat live Instagram, dirinya memberikan tutorial membuat masker kain dengan motif batik step by step.

UPDATE CORONA di Ponorogo Kamis 9 April, Bertambah Dua, Jumlah Pasien Positif Covid-19 Jadi 5 Orang

Perang Cuitan di Twitter Soal Corona, Roy Suryo Kasihan dengan Maia, Istri Irwan Mussry: Sok Tau

"Kita bikinnya pakai batik dengan bahan katun. Karena katun ini lebih nyaman untuk dipakai lama," Jumat (10/4/2020). 

Ukuran masker yang dibuat oleh Margaretha mempunyai dua size.

Pertama masker dewasa berukuran 17x10 sentimeter, dan masker anak-anak berukuran 14x9 sentimeteri.

Transformasi Roy Kiyoshi Jarang Terekspos, Foto Chubby hingga Disebut Aktor Korea, Beda Drastis?

Selain kain, bahan yang dibutuhkan selanjutnya adalah kawat suvenir. 

“Ini untuk bagian hidungnya biar bisa diatur kayak masker medis," jelasnya. 

Setelah itu tinggal dijahit dan diberi tambahan karet sebagai pengait di telinga. 

“Kalau untuk desainnya bagian dalamnya dibuat ada kantong untuk penyaring udara. Jadi bisa diisi tisu kering buat jadi filternya," sambungnya.

Namun, perempuan alumnus fashion design LaSalle Collage Surabaya itu menambahkan bahwa jika tidak mau memakai kain baru bisa menggunakan alternatif dari baju yang sudah tidak terpakai. 

"Boleh tuh kalau ada piyama katun atau daster-daster katun biasanya. Dari pada dipakai buat kain pel, bisa dimanfaatkan jadi masker yang lebih berguna lagi," terangnya.

Lewat live itu pun Margaretha mengaku ingin berbagi ilmunya untuk membuat orang-orang tidak bingung membuat masker lagi.

Penulis: Mayang Essa

Editor: Heftys Suud

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved