Kecelakaan Kerja di PT ENERO Mojokerto

KRONOLOGI 3 Pekerja PT ENERO Mojokerto Tewas Kecelakaan Kerja, Hirup & Terpental Semburan Gas Tabung

3 pekerja tewas dan 2 orang luka-luka dalam kecelakaan kerja akibat bocornya tabung Presetling di PT Energi Argo Nusantara(ENERO) Jalan Raya Suko Sewu

SURYA/MOHAMMAD ROMADONI
Suasana IGD RSUD RA Basoeni, tempat lima pekerja PT ENERO Mojokerto yang terlibat kecelakaan kerja diduga keracunan atau menghirup biogas, Sabtu (11/4/2020). 

TRIBUNMOJOKERTO.COM, MOJOKERTO - Tiga pekerja tewas dan dua orang luka-luka dalam kecelakaan kerja akibat bocornya tabung Presetling di PT Energi Argo Nusantara (ENERO) Jalan Raya Suko Sewu, Desa Gempolkerep, Kecamatan Gedeg Kabupaten Mojokerto.

Ketiga korban tewas diduga karena keracunan gas yang mengeluarkan bau menyengat (Gas Amonia) berasal dari kebocoran tabung Presetling.

Informasi dari Kepolisian, kronologi kejadian kecelakaan kerja bermula saat para pekerja membersihkan kolam tabung gas Preselting PT ENERO, Sabtu (11/4/2020) pukil 08.00 WIB.

3 Pekerja PT ENERO Mojokerto Tewas Diduga Keracunan Gas, Polisi Selidiki Penyebab Kecelakaan Kerja

BREAKING NEWS: 5 Pekerja PT ENERO Mojokerto Terlibat Kecelakaan Kerja, 3 Tewas Diduga Hirup Biogas

Satpol PP Kota Mojokerto Klarifikasi Penertiban PKL di Jalan Niaga Kelurahan Sentana Kota Mojokerto

Mereka keracunan saat menghirup gas tabung Preselting yang berbau menyengat. Korban sempat terpental terkena semburan gas tersebut.

Para korban kecelakaan kerja dievakuasi ke RSUD RA Basoeni untuk mendapatkan perawatan medis Pukul 08.30 WIB.

Adapun identitas tiga pekerja yang tewas akibat kecelakaan kerja yaitu:

1. Beni Trio Sucahyo (30) karyawan PT. ENERO bagian Divisi Biogas Plant warga Jalan Margitosan, Desa Gembongan, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto.

2. Adhi Bayu Nugraha (30) karyawan PT. ENERO bagian Divisi Biogas Plant warga Dusun Sukosewu, Desa Gempolkerep, Kecamatan Gedeg.

3. Rudik (45) karyawan PT Enero bagian Helper warga Dusun Sukosewu, Desa Gempolkerep, Kecamatan Gedeg.

Sedangkan, dua pekerja mengalami luka M. Jainun (45) warga sebagai Kepala Satpam PT ENERO warga Dusun Ngudi Kidul, Desa Gempolkrep, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto.

Koirul Hidayat (28) karyawan PT ENERO warga Dusun Gobah, Desa Gembongan, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto.

Kapolres Mojokerto Kota AKBP Bogiek Sugiyarto mengatakan tiga korban meninggal dunia dilakukan proses otopsi di kamar jenazah RSUD RA Basoeni. Sedangkan, dua pekerja yang mengalami luka-luka kini masih dirawat intensif di ruang perawatan rumah sakit.

"Anggota Sat Reskrim Polres Mojokerto Kota bersama Tim Labfor masih melakukan identifikasi olah TKP di lokasi terjadinya kecelakaan kerja tersebut," ujarnya, Sabtu (11/4).

Pihak Kepolisian memilih irit bicara saat menangani kasus kecelakaan kerja yang sudah menewaskan tiga orang pekerja tersebut. Pasalnya, tim masih bekerja melakukan identifikasi di lokasi kejadian.

"Sementara itu dulu nanti akan kami sampaikan melalui press conference online dan terpenting saya membenarkan bahwa ada kejadian laka kerja terkait dugaan kelalaian nanti itu masih pemeriksaan," tandasnya

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved