Virus Corona di Batu

Sejumlah Partai Politik di Kota Batu Bergerak Bantu Warga

DPC PDI Perjuangan Batu menyalurkan bantuan beras sebanyak 5.2 ton. Selain itu, juga menyalurkan bantuan mie instan, ribuan pembersih tangan

Benni Indo/Surya
Ketua DPC PDI Perjuangan Batu, Punjul Santoso berkoordinasi dengan para kader sebelum membagikan beras kepada warga terdampak akibat pandemi Covid-19, Minggu (12/4/2020). 

 TRIBUNJATIM.COM, BATU - DPC PDI Perjuangan Batu menyalurkan bantuan beras sebanyak 5.2 ton. Selain itu, juga menyalurkan bantuan mie instan, ribuan pembersih tangan atau hand sinitizer dan masker kain kepada warga Batu.

Bantuan beras tersebut dibagikan kepada masyarakat yang terdampak pandemi virus Corona atau Covid-19 di seluruh desa dan kelurahan.

Ketua DPC PDI Perjuangan Batu, Punjul Santoso menjelaskan, pembagian itu berdasarkan instruksi DPP PDI Perjuangan. Sebelum membagikan kebutuhan pangan, para kader PDI Perjuangan di Kota Batu melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah titik yang berada di Kota Batu beberapa hari sebelumnya.

“Sejak adanya pandemi ini, tugas kemanusiaan dilakukan salah satunya yang telah dilakukan di awal adalah penyemprotan disinfektan. Kami sebagai partai pengusung pemerintahan sudah wajib hukumnya mendukung program pemerintah. Ini adalah amanah dari pusat agar PDI Perjuangan hadir di tengah masyarakat,” terang Punjul kepada Tribunjatim.com, Minggu (12/4/2020).

Sebelum memberangkatkan para kader yang membagikan beras dan perlengkapan lainnya, Punjul mengingatkan agar protokol kesehatan dilakukan. Ia juga menceritakan kalau Kota Batu telah mencatat dua pasien positif Covid-19, yang satu di antaranya sudah sembuh. Punjul menekankan agar kadernya tidak menganggap remeh pandemi yang telah terjadi ini.

Mulai Hari Ini, Naik KA di Stasiun Malang Wajib Pakai Masker, Penumpang Bandel Akan Diturunkan

Astra Peugeot Tegaskan Tetap Menjamin Aftersales Untuk Duo SUV Allure Plus Series

ASN Surabaya Diminta Tak Mudik Lantaran Covid-19, Tri Rismaharini Pastikan Mereka Patuh Aturan

“Jangan merasa kita sehat dan tidak ada masalah, kita harus betul-betul disiplin menjalankan protokol kesehatan. Nanti setelah kegiatan, pulang ke rumah jangan langsung bercengkrama dengan keluarga, mandi dulu lalu ganti baju,” jelas Punjul kepada Tribunjatim.com.

Meskipun kelihatannya sederhana dan sepele, menurut Punjul, protokol kesehatan itu harus dilakukan agar dapat memutus rantai penyebaran virus.

Selain PDI Perjuangan, beberapa waktu lalu PKB juga menyalurkan bantuan sembako kepada warga Batu. DPC PKB Batu menyalurkan 1 ton beras kepada warga kurang mampu di tiga kecamatan, masing-masing di Kecamatan Batu, Bumiaji, dan Junrejo.

Tim Relawan Bangsa Gerak Sikat Covid 19 (RB-GESID 19), bentukan DPC PKB Kota Batu menyalurkan bantuan dengan paket beras seberat 10 Kg. Ketua DPC PKB Kota Batu Nurochman menjelaskan, PKB turut serta membantu warga yang terdampak agar bisa bertahan selama masa pandemi.

"Bantuan yang kami berikan ini untuk membantu masyarakat kurang mampu atau kesulitan ekonomi di tengah mewabahnya Covid-19", katanya.

Kader PKB juga telah melakukan penyemprotan disiinfektan di beberapa titik. Nurochman memahami kalau pandemi telah mengakibatkan rakyat kecil kesulitan ekonomi. Anggota DPRD Batu itu juga berharap agar pandemi lekas berlalu.

"Maksudnya, kita tidak sekadar turun. Kalau masyarakat menginginkan dan membutuhkan bantuan, kami siap serta prioritaskan sesuai jadwal yang sudah ditetapkan oleh tim," imbuh dia.

Di tempat terpisah, kader Golkar yang juga anggota DPRD Batu dapil Bumiaji, Ilyas juga menyalurkan bantuan kepada warga terdampak. Ia membagikan bingkisan sembako kepada 200 masyarakat se- Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.

” Ya, saya dibantu relawan telah membagikan bingkisan sembako sejumlah 200 paket dengan sasaran untuk membantu masyarakat kurang mampu dan yang terdampak dari wabah pandemi virus Corona atau Covid-19, hal tersebut saya lakukan sebagai bentuk tanggung jawab moral terhadap masyarakat atas dampak ekonomi yang ditimbulkan wabah ini, ” jelas Ilyas.

Ilyas menerangkan, bingkisan sembako seberat 5 Kg dan disertai mie instan tersebut berasal dari upayanya menyisihkan gaji dan tabungan dari istrinya. (Benni Indo/Tribunjatim.com)

Penulis: Benni Indo
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved