Virus Corona di Pasuruan

Terapkan Kearifan Lokal, Karta Aruna Seroja Pasuruan Siapkan Wadah Cuci di Depan Rumah

Karang Taruna (Karta) Aruna Seroja, Desa Ranuklindungan, Grati, Pasuruan menerapkan kearifan lokal untuk mencegah virus Corona atau Covid-19.

istimewa
Karta Arina Seroja menyediakan bak cuci tangan yang ditempatkan di depan rumah, gang, dan depan musala di Desa Ranuklindungan, Pasuruan 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Berbagai cara untuk mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19 masuk desa dilakukan pihak desa. Karang Taruna (Karta) Aruna Seroja, Desa Ranuklindungan, Grati, Pasuruan menerapkan kearifan lokal untuk mencegah virus Corona atau Covid-19.

Ketua Karta Aruna Seroja, Desa Ranuklindungan mengatakan karta yang dipimpinnya bersama pihak desa menyediakan 40 bak ukuran 25 liter.

"Bak (wadah) ini kami tempatkan di depan-depan gang, kemudian di depan musala dan di tempat-tempat umum desa kami. Bak ini berisi air dan ada sabunnya juga untuk mencuci tangan warga," kata Supri kepada awak media kepada Tribunjatim.com, Minggu (12/4).

Wadah yang berisi air ini berfungsi agar warga selalu mencuci tangan dengan sabun pada wadah yang tersedia. Dengan menjaga pola hidup bersih, maka penyebaran virus Corona atau Covid bisa dicegah lebih cepat.

Aksi Menegangkan 4 Jam Polisi & Warga Kepung Pembobol Ruko di Malang, Ending Pelaku Tragis

BREAKING NEWS - 23.351 Buruh dan Pegawai 197 Perusahaan di Jatim Kena PHK & Dirumahkan Karena Corona

Daripada Rebahan Saja, Mahasiswa di Trenggalek Jual Durian untuk Donasi Penanggulangan Covid-19

"Jadi bak ini kami serahkan ke warga, nanti mereka yang setiap hari mengisi air. Ini juga bagian dari pemberdayaan warga, agar warga ikut bertanggung jawab menanggulangi virus Corona atau Covid-19 juga biar merasa memiliki," imbuh pimpinan karta yang tergabung dalam Heppiii Community.

Menurutnya aktivitas ini sudah berjalan selama dua pekan lamanya.

"Jadi kami ada kas yg salah satu sumbernya didapat dari program Heppiii Community yang bisa kami belikan wadah tersebut," terangnya.

Dipilihnya wadah untuk ditempatkan di depan rumah warga kata dia adalah bagian dari wujud kearifan lokal.

"Jadi rumah-rumah zaman dulu itu kan di depannya selalu ada gentong atau istilah di sini padusan," paparnya.

Hal itu pula yang menginspirasi karta di desanya membuat konsep kearifan lokal tersebut. Sejauh ini tanggapan masyarakat sangat positif, hal ini juga bagian dari mensukseskan program pemerintah dalam mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19 melalui karta.

Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved