Virus Corona di Kediri

Gegara Pasien Positif Covid-19 Tak Jujur, 15 Tenaga Medis RSM Ahmad Dahlan Lakukan Isolasi Mandiri

15 tenaga medis RSM Ahmad Dahlan jalani isolasi mandiri selama dua minggu gegara satu pasien positif Covid-19 tak jujur saat pemeriksaan kesehatan.

Pixabay
(ILUSTRASI) pasien positif virus Corona. 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Akibat pasien tidak jujur sewaktu melakukan pemeriksaan kesehatan, 15 tenaga medis di Rumah Sakit Muhammadiyah (RSM) Ahmad Dahlan, Kota Kediri melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.

Ketidakjujuran pasien ini menimbulkan kerepotan di RSM Ahmad Dahlan.

Sebab, 15 tenaga medis ini telah memeriksa pasien yang ternyata terbukti positif Corona (Covid-19).

Sumbangan Kaesang ke Korban Covid-19 Dinyinyir, Anak Presiden Emosi Bahas Logo, Ngegas: Maumu Apa?

Empat Jam Polisi dan Warga Kepung Ruko di Kota Malang, Akhirnya Pelaku Tertangkap

“Sekira 10 hari lalu, ada pasien yang mengeluhkan tanda-tanda ke arah Covid-19. Namun pasien tidak jujur mengatakan semuanya,” kata dr Zainul Arifin, Direktur RSM Ahmad Dahlan sewaktu mengambil bantuan alat pelindung diri (APD) bantuan Walikota, Senin (13/4/2020).

Sewaktu kontak langsung dengan pasien, para tenaga medis yang memeriksa tidak mengenakan APD dan memperlakukan sebagaimana orang dalam pengawasan (ODP) maupun pasien dalam pengawasan (PDP).

Setelah keluar hasil tes swab, ternyata pasien tersebut positif Covid-19.

Ki Daus Nikahi Dewi Lestari yang Berusia 21 Tahun, Punya Siasat saat Ngamuk Istri Digoda Pria Lain

Rapat Paripurna Pertama DPRD Jatim Saat Corona Hanya Dihadiri 34 Anggota, Sisanya Ikut Lewat Virtual

Sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP), semua kontak erat termasuk tenaga medis yang kontak dengan pasien harus melakukan isolasi mandiri di rumah sembari menunggu hasil tes.

Saat ini 15 orang tenaga medis ini sudah menjalani isolasi mandiri di rumah selama 4 hari dari rencana 14 hari sambil menunggu hasil tes.

Akibatnya, saat ini RSM kekurangan 15 orang tenaga medis yang sangat dibutuhkan.

Curhat Pilu Janda Lamongan Jualan Geprek Sepi Selama Corona, Khawatir Nasib 2 Putri dan Sang Bunda

"Makanya kami mohon masyarakat harus jujur mengatakan semuanya,” harap dr Zainul.

Halaman
12
Penulis: Didik Mashudi
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved