Virus Corona di Mojokerto

Optimis Lawan Corona, Wali Kota Mojokerto Gandeng IKM untuk Pasok 57 Ribu Masker 4 Bulan Kedepan

Pemerintah Kota Mojokerto gandeng Industri Kecil Menengah (IKM) untuk memasok sekitar 57 ribu masker di tengah wabah Corona.

hongkongliving.com
(ILUSTRASI) Pemerintah Kota Mojokerto berdayakan Industri Kecil Menengah (IKM) untuk mencukupi kebutuhan masker di tengah wabah Corona. 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Pemerintah Kota Mojokerto memberdayakan Industri Kecil Menengah (IKM) untuk mencukupi kebutuhan masker pada masa pandemi Corona (Covid-19).

Rencananya, puluhan IKM tersebut akan memasok sekitar 57 ribu masker selama empat bulan kedepan di Kota Mojokerto.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari menjelaskan merebaknya wabah Covid-19 juga berdampak terhadap pelaku usaha dari berbagai sektor termasuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan IKM.

Cerita Hendropriyono Soal Sikap Sintong Panjaitan Saat Kopassus & Dia Terkepung: Saya Benci

Ada 500 Pasien dan Pengantar Pasien dr Y di Tulungagung yang Akan Menjalani Rapid Test

"Kami akan memberdayakan mereka untuk membuat masker," ujarnya, Senin (13/4/2020).

Apalagi Kota Mojokerto, kata Ning Ita, pemerintah daerah sudah mencanangkan sebagai kota wajib masker sejak 6 April 2020.

Maka pemerintah daerah mengkampanyekan bagi masyarakat yang beraktivitas di luar rumah wajib mengenakan masker untuk melindungi diri sendiri maupun orang lain dari potensi penyebaran virus Corona.

Asyik Memancing, Pria Jember Terjatuh dari Tebing Tepi Pantai, Ditemukan Tewas di TKP 4 Jam Kemudian

Wagub Jatim Emil Dardak Sebut Posko Pendampingan Kartu Prakerja Aman dari Kerumunan Massa

"Secara otomatis kebutuhan masker akan meningkat secara signifikan dan khusus masker yang dipersiapkan oleh Pemkot Mojokerto kami memberdayakan mereka UMKM/IKM yang terdampak Covid-19," ungkapnya.

Ia mencontohkan ada yang semula usaha menjahit sepatu dalam kondisi seperti ini pemasarannya tertutup karena adanya pembatasan wilayah daerah zona merah.

Mereka akan dialihkan untuk memproduksi masker kain dan Hazmat. Kemudian, ada yang kreatif pengusaha warung kopi tutup karena aturan physical distancing mereka beralih profesi memproduksi masker kain.

Ramalan Cinta Zodiak Besok Selasa, 14 April 2020: Pasangan Virgo Tak Peka, Aquarius Berdebat Panas

"Ini luar biasa semangat warga Kota Mojokerto yang demikian bisa memanfaatkan peluang dalam kondisi sulit ini patut dicontoh oleh yang lainnya," jelasnya.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetyo menambahkan salah satu upaya melakukan mitigasi akibat dampak sosial merebaknya virus Corona yaitu dengan memberdayakan UMKM/IKM.

Informasi dari Kepala Disperindag Kota Mojokerto, Ruby Hartoyo bahwa kebutuhan masker sampai 4 bulan kedepan itu akan dipenuhi dari pemberdayaan para penjahit.

"Ada 50 pelaku usaha yang dilibatkan dan target masker yang dipesan itu kurang lebih 43 ribu sampai 57 ribu masker dan kami sudah pesan 20 ribu masker," tandasnya.

Penulis: Mohammad Romadoni

Editor: Heftys Suud

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved