Sepak Bola saat Wabah Virus Corona

Usir Kebosanan saat Karantina Mandiri di Swedia, Pemain Persebaya Mahmoud Eid Tonton Serial Drama

Memasuki hari keenam menjalani karantina mandiri, pemain Persebaya Mahmoud Eid tak memungkiri mulai dihantui rasa bosan.

TRIBUNJATIM.COM/HABIBUR ROHMAN
Pemain Persebaya Surabaya, Mahmoud Eid, saat laga Persebaya vs Persipura Jayapura di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jumat (13/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Khairul Amin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Gelandang Persebaya Surabaya, Mahmoud Eid, punya cara tersendiri mengusir kebosanan saat menjalani karantina mandiri di Swedia.

Pemain 26 tahun itu tetap melakukan karantina mandiri setibanya di negara kelahirannya, meskipun, pemerintah Swedia sendiri tak mewajibkan setiap warga negaranya melakukan karantina walaupun baru tiba dari negara yang terjangkit pandemi virus Corona (Covid-19).

Memasuki hari keenam menjalani karantina, pemain 26 tahun itu tak memungkiri mulai dihantui rasa bosan.

Gelandang Persebaya Mahmoud Eid Lakukan Karantina Mandiri di Swedia Meski Tak Diwajibkan Pemerintah

Pemprov Jatim Gandeng Suporter Persebaya Bonek Perangi Wabah Covid-19 di Surabaya

"Mulai membosankan, karena kamu melakukan berbagai hal yang sama setiap hari, saya punya keluarga dan teman yang sangat dekat dengan saya, tapi saya tidak bisa keluar, jadi itu yang membuat bosan," terang Mahmoud Eid, Selasa (14/4/2020).

Setelah menjalani aktivitas rutin, termasuk juga latihan mandiri sebagai bagian pekerjaan rumah dari tim pelatih Persebaya Surabaya yang ia lakukan di tempat karantina.

Pemain berpaspor Palestina itu menjelaskan, menghabiskan banyak waktu di kamar.

Untuk mengusir kebosanan, ia menonton dua serial drama.

"Saya menonton dua serial secara bergantian, jadi saya tidak bosan, yang pertama 'La Casa de Papel' dan 'Ozark,' saya menontonnya secara bergantian, sangat bagus," ucap Mahmoud Eid.

Layanan Publik Tutup akibat Covid-19, Pemulihan Cedera Dua Pemain Arema FC Dihentikan Sementara

Jersey Bersejarah Mantan Bek Persebaya Sudah Pindah ke Pemilik Baru setelah Bidding Rp 3,5 Juta

Dua serial itu sengaja dipilih karena ia sangat menyukai film aksi.

"Saya suka serial dengan banyak drama, kriminal, dan aksi, itu favorit saya, itulah mengapa saya selalu melihatnya, karena ada hal-hal semacam itu di dalamnya," pungkas Mahmoud Eid.

Pemain berpaspor Palestina itu pulang ke negara kelahirannya, Swedia, setelah Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menunda Liga 1 2020 hingga 29 Mei mendatang akibat wabah Covid-19.

Editor: Dwi Prastika

Prihatin dengan Kondisi Masyarakat akibat Covid-19, Penyerang Madura United Donasikan Gajinya

Lelang Jersey Kiper Persik Kediri untuk Penanganan Covid-19 Terjual dengan Harga Rp 2,1 Juta

Penulis: Khairul Amin
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved