Pemkab se Kabupaten Madura Jalin Kerja Sama BPWS, Siapkan Produk IKM Madura untuk Pasar Ekspor

Pemkab se Kabupaten Madura bekerja sama dengan BPWS untuk menyiapkan produk IKM Madura bisa menembus pasar ekspor.

SURYA/AHMAD FAISOL
Bupati Pamekasan, Badrut Tamam, bersama peserta pelatihan yang sudah menembus pasar retail modern, tampak antusias memamerkan produknya. Ini sesuai dengan program 10.000 enterpreneur di Pamekasan yang dicanangkannya dan rencana menembus pasar global. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Bukan hanya menyasar pasar modern nasional, namun BPWS dan Pemkab Madura juga mengarahkan setidaknya 480 Industri Kecil Menengah (IKM) di seluruh Madura yang sudah dilatih untuk menyasar pasar luar negeri alias proyeksi ekspor.

Masing-masing kabupaten telah dipoles 120 IKM oleh BPWS bersama dengan Pemkab se Kabupaten Madura dengan digawangi para ahli dari INOPAK Institute beserta Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit GmbH (GIZ) German.

Mayoritas produk yang sebelumnya biasa-biasa saja, kini menjadi produk berkualtias luxury dan masuk pasar modern.

Seperti Alfamart, Alfamidi, Indomaret, Hypermart dan retail modern lainnya.

Pemkab Pamekasan Tebar 25 Tempat Cuci Tangan Beserta Tandon di 16 Pasar Tradisional, Cegah Covid-19

Selanjutnya, produk meraka akan disaring, terus dibina, dan akan terus didorong bagi yang memiliki potensi besar untuk proyeksi pasar luar negeri.

“Pasar luar negeri ini kan rewel, harus perfect dengan banyak aturan. Nah, kami akan terus poles dan dorong terus produk produk mana yang bisa menyasar pasar internasional,” ujar Kepala Sub Divisi Pemberdayaan Masyarakat BPWS Drs Edy Slamet.

Hal senada diungkapkan Kepala Divisi Hubungan Kemasyarakatan dan Komunitas Masyarakat (HKKM) BPWS. Menurutnya, pasar internasional itu suaaangaaat potensial.

“Dan meliat produk hasil binaan BPWS dengan Inopak dan GIZ Jerman ini, sangat bisa untuk diorong ke arah itu. Ini menjadi salah satu stimulant untuk mendorong perekonomian Madura.

Tahun ini sudah mulai kita jajaki, dan tahun depan semoga bisa running,” ujarnya.

Sementara, sejumlah pasar ritel modern Indonesia sudah bisa dimasuki produk hasil pelatihan BPWS ini.

Wabup Sumenep, Achmad Fauzi meninjau pelatihan IKM di sela-sela kesibukannya. Sejumlah produk IKM Sumenep, juga ditampilkan.
Wabup Sumenep, Achmad Fauzi meninjau pelatihan IKM di sela-sela kesibukannya. Sejumlah produk IKM Sumenep, juga ditampilkan. (SURYA/AHMAD FAISOL)
Halaman
1234
Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved