Virus Corona di Kota Batu

Bekuk 12 Pengedar Narkoba di Tengah Wabah Corona, Polres Batu Wanti-wanti Warga 'Jangan Coba-coba'

Polres Batu membekuk 12 pelaku pidana peredaran Narkotika dalam sepekan beroperasi di tengah wabah Corona. Kapolres Batu mengaku tidak pandang bulu.

TRIBUNJATIM.COM/BENNI INDO
Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung Prathama saat menggelar barang bukti dan tersangka dari pengungkapan kasus peredaran narkotika di Kota Batu, Jumat (17/4/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, BATU – Dalam sebulan operasi, Polres Batu membekuk 12 pelaku pidana peredaran narkotika.

Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung Prathama saat menggelar konferensi pers di Mapolres Batu, Jumat (17/4/2020), menerangkan bahwa pemberantasan peredaran Narkotika di Kota Batu tidak pandang bulu.

Polisi akan bertindak tegas karena Narkotika sangat berbahaya bagi generasi muda.

Terekspos Penampilan Kakak Nikita Mirzani, Sebut Wajah Beda Drastis, Nyai: Udah Kayak Tukang Pukul

Lesty Kejora Masuk Kriteria Calon Istri Hari LIDA 2020, Capek Pacaran, Sudah Move On dari Rizki?

“Dari 26 Februari sampai dengan 30 Maret 2020 ada 9 laporan polisi atau 9 kasus dan berhasil mengamankan sejumlah 12 orang tersangka," kata Harvi, Jumat (17/4/2020).

Ada dua kategori dari 12 pelaku yang diamankan. Pertama adalah kasus sabu dan yang kedua kasus ganja.

“Modusnya masih menggunakan sistim ranjau. Kejadiannya tersebar di beberapa tempat di Kota Batu," ungkapnya.

BERITA TERPOPULER JATIM: Nenek Nganjuk Gantung Diri hingga Kantor LA Mania Dipakai Pesta Miras

Positif Covid-19 Terus Bertambah, Fraksi PDIP Surabaya Dorong Pemkot Gandeng Hotel Jadi RS Darurat

Sementara enam lainnya merupakan pelaku dengan barang bukti berupa ganja dan tembako gurella serta pil koplo. Tiga orang di antaranya adalah pengedar dan yang tiga orang lainnya sebagai pemakai.

"Secara total untuk sabu sebanyak 5,91 gram yang mana dari tangkapan sabu sebanyak ini dengan asumsi 1 gram sabu bisa digunakan sejumlah lima orang. Maka kami sudah bisa menyelamatkan sejumlah 30 jiwa dari penyalahgunaan sejenis sabu ini," terangnya.

Curiga Dinding Warkop Lubang, Pria Gresik Kaget Wanita Bawa Pisau Sambil Teriak, Rokok Jadi Bukti

Sementara barang bukti lain yang berhasil diamankan adalah 60, 31 gram ganja dan tembakau gurella seberat  5,1 gram serta pil koplo sejumlah 918 butir.

“Harga jual ganja seharga Rp 110 ribu per garis dan harga tembakau gurella per poketnya seharga Rp 400 ribu. Sedangkan pil koplo per botolnya sekitar 100 butir seharga Rp 120 ribu,” jelasnya.

Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Batu Iptu Yussi Purwanto mengaku prihatin di saat menghadapi Covid-19 masih saja ada yang nekat bermain dengan barang - barang seperti itu.

"Di tengah pandemi ini,  semuanya susah menghadapi perekonomiannya.  Maka masyarakat jangan sampai coba-coba masuk dalam kubangan dunia haram ini," pesannya.

Penulis: Benni Indo

Editor: Heftys Suud

Penulis: Benni Indo
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved