Berkas Manager PT Kam and Kam Kasus Memiles Dilimpahkan ke Kejati, 3 Tersangka Lain Menyusul

Ditreskrimsus Polda Jatim kembali melimpahkan seorang tersangka lain atas kasus investasi bodong Memiles milik PT Kam and Kam, Senin (20/4/2020).

TRIBUNJATIM.COM/LUHUR PAMBUDI
Direktur Ditreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Gidion Arif Setyawan saat gelar barang bukti di depan Gedung Ditreskrimsus Mapolda Jatim, Senin (3/2/2020). Uang Rp 21 miliar hingga 250 gram emas disita. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Penyidik Subdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Jatim kembali melimpahkan seorang tersangka lain atas kasus investasi bodong Memiles milik PT Kam and Kam, Senin (20/4/2020).

Namanya, Fatah Suhanda yang bertindak sebagai manajer perusahaan tersebut.

Ia turut dicokok oleh petugas pada Jumat (3/1/2020) silam, bersama Kamal Tarachan alias Sanjay yang bertindak sebagai direktur perusahaan.

1 Tersangka Dugaan Investasi Bodong Memiles Jalani Tahap II di Kejari Surabaya, 4 Lainnya Menyusul

Vokalis Band Hello Dicecar 50 Pertanyaan Soal Investasi Bodong, Ngaku Top Up 300 Juta: Tiada Reward

Berkas Kasus Investasi Bodong MeMiles Dikembalikan, Polda Jatim Targetkan 2 Pekan Bakal Rampung

Berkas kasus beserta tersangka, Sanjay, telah dinyatakan lengkap atau P21, dan sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi pada Rabu (15/4/2020), pekan lalu.

Artinya, sejak Rabu (15/4/2020) kemarin hingga Senin (20/4/2020), penyidik sudah melimpahkan dua tersangka untuk segera disidangkan.

Termasuk menyusul, tiga orang tersangka lain, dari total lima orang tersangka, juga bakal segera dilimpahkan.

"Tahap ke II berkas yang sudah dinyatakan sempurna, tadi dilengkapi barang bukti dan tersangka untuk dikirim ke kejaksaan," kata Direktur Ditreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, Mapolda Jatim, Senin (20/4/2020).

Rabu (15/4/2020) kemarin, penyidik sudah melimpahkan sejumlah barang bukti.

Di antaranya, 28 mobil berbagai merek, 60 alat penanak nasi berbagai merek, 15 ikat tas bergambar logo Memiles, lima karung berisi sepatu berbagai merek, lima kulkas.

Kemudian, tiga motor jenis matik, 20 lapot, enam unit server, 23 ponsel milik pejabat perusahaan tersebut, dan rekening koran BCA periode Maret hingga Desember 2019.

Halaman
123
Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved