Tokoh Lintas Agama Kediri Gelar Doa Bersama di Rumah Masa Kecil Bung Karno: Tokoh Pemuka yang Hadir

Kegiatan tokoh lintas agama ini akan diselenggarakan di Rumah Masa Kecil Bung Karno di Desa Pojok, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Kamis (23/4/2020

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Rumah masa kecil Bung Karno di Desa Pojok, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri lokasi doa bersama lintas agama. 

TRIBUNKEDIRI.COM, KEDIRI - Para tokoh pemuka agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, Konghucu dan penganut kepercayaan bakal menguatkan tali persaudaraan dan doa bersama untuk bangsa dan negara dalam menghadapi wabah virus Corona atau Covid-19.

Kegiatan tokoh lintas agama ini akan diselenggarakan di Rumah Masa Kecil Bung Karno di Desa Pojok, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Kamis (23/4/2020) malam.

Jabatan Wakil Wali Kota Kediri Masih Kosong, PAN Tunggu Rapat Harian

Libur Kompetisi Liga 1 2020 akibat Covid-19, Kapten Persik Kediri Punya Hobi Baru

Pasangan Selingkuh Diamankan Satpol PP di Kamar Kos di Kota Kediri

Kushartono, Ketua Harian Situs Persada Sukarno menjelaskan, acara diselenggarakan atas dasar kesadaran bersama akan spirit Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.

"Negara Kesatuan Republik Indonesia ini berdasarkan Pancasila bukan berdasarkan agama. Pancasila itu bukan agama, tapi Pancasila menyuburkan semua agama di Indonesia," ungkap Kushartono kepada Tribunjatim.com, Senin (20/4/2020).

Sebagai bangsa yang berjiwa Pancasila, maka semangat kita adalah semangat gotong royong apapun keadaan dan situasinya, jangan sampai tergerus karena ini jiwa kita.

"Termasuk dalam situasi wabah corona seperti ini," tambah Kushartono yang juga Ketua Persaudaraan Cinta Tanah Air Indonesia (PCTAI) Kabupaten Kediri.

Kushartono mengatakan, para tokoh merasa perlu bertemu bersillaturrohmi menguatkan rasa persaudaraan sekaligus mengadakan doa bersama.

Mengadakan doa bersama bukan hanya satu agama, bukan hanya satu golongan, bukan hanya satu keyakinan tapi kita bersama-sama dalam semangat Pancasila dan Bhinneka tunggal Ika.

Ki Bukori salah satu pemuka aliran Kepercayaan mengungkapkan, saling menghormati, berdoa menurut agama dan keyakinan kita masing-masing. "Kami mohon kepada Tuhan Yang Maha Esa semoga Indonesia segera selamat dari corona," tambahnya.

Dalam prosesi doa bersama nanti, pihak panitia akan tetap mematuhi himbauan dan pemerintah terkait PSBB. Tidak ada pengumpulan massa hanya menghadirkan 5 tokoh pemuka.

Sementara masyarakat atau umat-umat yang lain dianjurkan untuk mengikuti secara online di rumah masing-masing melalui channel youtube dan instragam yang telah kita sediakan panitia.

"Mohon doa restu, semoga semua ini bermanfaat. Bangsa dan negara Indonesia segera selamat dari Covid-19," ungkapnya.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved