Curiganya Warga di Jember Lihat Kotak Amal & Baju di Tepi Sungai, Kondisi Tragis saat Buka Pintu Air

Menurut Kapolsek Mayang Iptu Bejul Nasution, pihaknya mendapatkan laporan adanya orang tenggelam itu sekitar pukul 12.00 Wib.

istimewa
Ilustrasi tenggelam 

TRIBUNJEMBER.COM, MAYANG - Seorang pemuda pencari sumbangan amal asal Desa Tamansari Kecamatan Mumbulsari, Mahfud (17) tewas tenggelam di sungai Desa Seputih Kecamatan Mayang, Jember, Rabu (22/4/2020).

Tewasnya Mahfud diketahui oleh Yanto, warga sekitar sungai tersebut.

Menurut Kapolsek Mayang Iptu Bejul Nasution, pihaknya mendapatkan laporan adanya orang tenggelam itu sekitar pukul 12.00 Wib.

Masjid Jami Al-Baitul Amien Jember Tetap Gelar Salat Tarawih dan Tadarus di Tengah Pandemi Covid-19

Dukung Penanganan Covid-19, Mandiri Syariah Jember Bantu APD untuk RS Rujukan Pasien Corona

Ratusan Camaba Universitas Jember Calon Penerima KIP-Kuliah dari Jalur SNMPTN

Pihak Polsek Mayang langsung mendatangi lokasi. Ketika polisi tiba di lokasi, mayat pemuda itu sudah berada di pinggir sungai.

"Kami bersama petugas dari Puskesmas Mayang mendatangi lokasi. Korban sudah ditemukan, dan dinaikkan ke pinggir sungai oleh warga sekitar," ujar Bejul kepada wartawan, Rabu (22/4/2020).

Polisi juga meminta keterangan dari warga yang mengetahui peristiwa tersebut. Bejul menuturkan, seorang warga bernama Yanto menuturkan, jika dirinya melihat tumpukan pakaian dan kotak amal di tepi sungai.

"Warga yang bernama Pak Yanto melihat ada baju dan kotak amal di tepi sungai. Dia kaget, karena di tempat sekitar baju dan kotak amal itu pernah ada anak tenggelam karena sungainya dalam. Kedalaman sungai sekitar 4 meter," ujar Bejul.

Yanto tidak menemukan seorang pun di sekitar baju dan kotak amal tersebut. Akhirnya Yanto berkeliling ke sekitar lokasi mencari orang yang mandi di sungai. Namun dia tidak menemukan satu orang pun.

Yanto lantas menghubungi ulu-ulu air. "Warga itu menghubungi ulu-ulu air, yang ngatur pengairan di sungai tersebut. Warga meminta supaya pintu air dibuka," lanjut Bejul.

Setelah pintu air dibuka, akhirnya ada tubuh yang mengambang. Tetapi orang tersebut sudah meninggal dunia. Warga langsung mengevakuasi jasad tersebut. Warga lantas melapor ke polisi.

Polisi lantas mendapatkan informasi jika pemuda itu bernama Mahfud, warga Desa Tamansari Kecamatan Mumbulsari. Polisi langsung menghubungi keluarga korban.

"Keluarga mengakui jika jenazah itu bernama Mahfud, warga Tamansari, Mumbulsari. Dia sehari-hari berkeliling mencari amal untuk masjid. Dia membawa kotak amal. Keluarga mengenali baju yang ada di pinggir sungai," tegas Bejul.

Petugas Puskesmas memastikan jika pemuda itu tewas karena tenggelam. Setelah pemeriksaan selesai, jasad pemuda itu diserahkan kepada keluarga.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved