Smartwealth

Yang Perlu Diketahui saat Berinvestasi

Succor Asset Management dan Bank Commonwealth mengungkapkan hal-hal yang harus diperhatikan dalam berinvestasi selama padnemi Covid-19.

istimewa
Bank Commonwealth dan Succor Asset Management membeberkan beberapa hal untuk berinvestasi secara aman selama pandemi virus Corona Covid-19. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pandemi virus Corona Covid-19 tidak perlu menghentikan aktivitas investasi masyarakat, meski tetap harus memperhatikan beberapa agar investasinya aman.  

"Tergantung time horizon dan tujuan finansial dari setiap investor dan kami juga menyarankan calon investor untuk mengenali profil risikonya untuk dapat mengetahui jangka waktu dan produk yang tepat bagi calon investor," ungkap Presiden Direktur Sucor Asset Management, Jemmy Paul Wawointana.

Sementara Ivan Jaya, Head of Wealth Management & Premier Banking Bank Commonwealth, menyebutkan, saat ini IHSG diperdagangkan dengan valuasi yang murah dengan price to earnings ratio di 9x (price to earnings ratio (PE) merupakan rasio harga saham perusahaan terhadap pendapatan per saham perusahaan, semakin kecil maka semakin murah harga saham tersebut) atau PE saat ini berada di area minus 2 standar deviasi dari valuasi rata-rata 15 tahun dimana valuasi seperti saat ini pernah terjadi pada tahun 2008. "Pada saat pasar seperti sekarang ini setiap investor harus berpikir jernih dan melihat dalam jangka waktu yang panjang, ketika bisnis atau ekonomi telah kembali normal," ungkap Ivan.

Dengan memiliki pandangan jangka panjang maka dapat mencegah panic selling dan melihat saat ini merupakan peluang untuk membeli.

Melihat volatilitas pasar masih cukup tinggi karena adanya ketidakpastian dari pandemi Covid-19, strategi dollar cost averaging (investasi secara berkala) merupakan strategi yang efektif untuk investor jangka panjang. Namun strategi ini akan memerlukan tingkat kedisiplinan yang tinggi.

Investasi Jangka Panjang

Dengan kondisi saat ini, Sucor Asset Management menawarkan produk Sucorinvest Equity Fund untuk investasi jangka panjang. "Kembali lagi kepada kebutuhan finansial, profil risiko investor sendiri, untuk investor jangka panjang saat ini kami menyarankan untuk berinvestasi di Sucorinvest Equity Fund," kata Jemmy.

Meskipun kondisi pasar sudah turun lumayan dalam, perlu diingat bahwa pasar modal pernah juga melewati koreksi serupa tahun 2008. Dimana berbagai aset keuangan mengalami penurunan yang tajam, namun di tahun berikut dan seterusnya indeks kembali pulih dan mencapai posisi yang lebih tinggi dari sebelum penurunan. "Maka dari itu investasi reksa dana saham akan lebih baik untuk dipegang jangka panjang," ujar Jemmy.

Portofolio reksa dana saham Sucorinvest Equity Fund, dirancang untuk dapat menghasilkan kinerja yang optimal dengan pengelolaan risiko yang baik untuk jangka panjang yang telah dibuktikan oleh konsistensi kinerja historikal Sucor.

Untuk kondisi saat ini Sucorinvest Equity Fund adalah pilihan yang menarik untuk jangka panjang dikarenakan pilihan alokasi saham-saham blue chip yang valuasinya sudah cukup murah yang terkandung di reksa dana tersebut untuk meraih peluang pada pemulihan pasar modal dan pertumbuhan ekonomi nantinya.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Adi Sasono
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved