Semarak Ramadan 2020

Cara Memenuhi Kebutuhan Gizi Selama Menunaikan Ibadah Puasa

Nurul Hindaryani, SPd.MGz, ahli gizi kuliner darPoliteknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekes) Surabaya, menuturkan, ada beberapa prinsip

ISTIMEWA
(kiri) Nurul Hindaryani, SPd.MGz, ahli gizi kuliner dari Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekes). 

 TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Nurul Hindaryani, SPd.MGz, ahli gizi kuliner dari Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekes) Surabaya, menuturkan, ada beberapa prinsip yang harus diperhatikan untuk mencegah masalah gizi guna menghadapi bulan ramadan 2020 atau selama berpuasa.

"Gizi yang seimbang memiliki susunan pangan sehari-hari yang mengandung zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan. Mulai prinsip keanekaragaman pangan, aktivitas fisik, perilaku hidup bersih dan mempertahankan berat badan normal," ujarnya, Jumat (24/4/2020).

Porsi makan harus sesuai dengan prinsip Isi Piringku yang merupakan makan sehat yang bisa digunakan sebagai acuan sajian sekali makan.

Panduan tersebut meliputi, dalam satu piring makan terdapat lauk-pauk, buah-buahan, sayuran, dan makanan pokok yang bisa dikonsumsi masyarakat yang ingin menjaga berat badan yang sehat.

"Jadi porsi nasi dan sayur harus sama banyak, 1/4 piring dibagi dua. Separuh untuk lauk hewani dan nabati yang separuh untuk buah," imbuhnya kepada TribunJatim.com.

Selain pemenuhan zat gizi makro. Mulai Karbohidrat, Protein, dan Lemak, juga harus ditambah dengan zat gizi mikro yang tak kalah penting.

Jadwal Buka Puasa Ramadhan Hari Pertama di Surabaya, Jumat 24 April 2020, Dilengkapi Doa Berbuka

FOTO Salat Tarawih Keluarga Via Vallen Curi Perhatian, Lokasi Disoroti, Via Langsung Cepat Tanggap

Seperti vitamin dan mineral dengan kategori vitamin A, vitamin E, vitamin C dan Zink atau seng, sampai Zat Besi, hingga Selenium sebagai anti oksidan.

"Yang perlu dilakukan bagi ibu kepada anak agar bisa menjalankan ibadah puasa adalah menyajikan gizi yang seimbang dengan menyajikan menu kreatif. Yang sesuai selera anak dibentuk yang minim dengan nilai gizi tinggi," terangnya.

Memberikan takzil yg cukup manisnya tidak berlebihan sebagai karbohidrat komplek, agar tetap bisa makan makanan lengkap, Selalu sediakan buah baik sebagai takzil atau buah potongan untuk anti oksidan.

"Jangan lupa kebutuhan cairan sangat di butuhkan agar tidak terjadi dehidrasi saat berpuasa," pungkasnya kepada TribunJatim.com. (Febrianto/Tribunjatim.com)

Penulis: Febrianto Ramadani
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved