Breaking News:

Virus Corona

Mengapa dalam 90 Hari Hanya 11 Jenazah Corona di Singapura sedangkan Indonesia sampai 590?

Dalam 90 hari, hanya 11 jenazah virus Corona di Singapura, sedangkan Indonesia sampai 590, simak alasan-alasan yang memungkinkan hal ini terjadi.

Thinkstock via Kompas.com
Dalam 90 hari, hanya 11 jenazah virus Corona di Singapura, sedangkan Indonesia sampai 590, mengapa? 

TRIBUNJATIM.COM - Kurva kasus wabah Corona di Singapura, landai-landai belaka selama 90 hari.

Dalam periode 3 bulan, kota yang berjarak 42 menit dari Kota Batam, Indonesia, tersebut hanya rerata 10 hingga 17-an tambahan kasus harian.

Namun 3 hari terakhir, kabar mengejutkan datang dari Singapura.

Dalam 72 jam, tercatat 3.133 kasus baru, tepatnya, 1.044 kasus dalam sehari.

2 Syarat untuk Terima Bantuan Sembako dan BLT Rp 600 Ribu dari Pemerintah di Tengah Pandemi Corona

Sabtu (19/4/2020) lalu, baru ada 596 kasus.

Lalu pada Senin (20/4/2020), mencatat rekor tertinggi, 1.426 kasus, dan terakhir Selasa (21/4/2020), Kementerian Kesehatan merekam 1.111 kasus.

Jumlah pasien positif Covid-19 melonjak tajam, nyaris 3 kali lipat, menjadi 9,125 kasus.

Inilah lonjakan kasus tertinggi sejak otoritas Singapura mengumumkan kasus pertama 23 Januari 2020 lalu.

Kriteria yang Berhak Menerima Bantuan Sosial PKH hingga Uang Tunai di Tengah Pandemi Covid-19?

Merujuk live update data WHO dan World Meters, kini negara berpenduduk 5,8 juta jiwa tersebut mencatat rekor sebagai negara dengan kasus positif terbanyak dari 11 negara di Asia Tenggara.

Administratur, warga, dan media di 2 kota tetangga Singapura di Indonesia, Batam dan Tanjungpinang, juga terhenyak.

Halaman
1234
Editor: Alga W
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved