Virus Corona di Kota Batu

Kota Batu Siapkan PSBB, Dewanti Rumpoko: Kami Lihat Peningkatan Covid-19 di Kabupaten & Kota Malang

Pemkot Batu mulai mempersiapkan pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menekan penyebaran Covid-19.

Penulis: Benni Indo | Editor: Adi Sasono
TRIBUNJATIM.COM/BENNI INDO
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko berbicara soal persiapan pengajuan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Kota Batu, Minggu (26/4/2020), didampingi Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung Prathama dan Komandan Kodim 0818/Malang-Batu Letkol Inf Ferry Muzawwad. 

Laporan Reporter TribunJatim.com, Benni Indo

TRIBUNJATIM.COM, BATUPemkot Batu mulai mempersiapkan pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menekan penyebaran Covid-19.

Persiapan PSBB Kota Batu itu dibahas dalam pertemuan Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko di rumah dinas Wali Kota Batu Jalan Panglima Sudirman, Kota Batu, Minggu (26/4/2020).  

“Rapat koordinasi ini mendadak dengan Forkopimda, kami membahas tentang situasi sekarang di Batu dan Malang Raya. Kami sepakat akan persiapan PSBB untuk Malang Raya,” kata Dewanti Rumpoko, Minggu (26/4/2020).

PSBB Surabaya Atasi Corona, Kata Dosen Psikologi Untag Bisa Jadi Momen Tingkatkan Kualitas Diri

Aturan PSBB Surabaya Sidoarjo Gresik Diminta Khofifah Sinkron, Berikut 6 Poin Agar Penerapan Efektif

Rapat koordinasi itu dihadiri Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung Prathama, Komandan Kodim 0818/Malang-Batu Letkol Inf Ferry Muzawwad, Sekda Batu Zadiem Efisiensi, Plt Kepala Satpol PP Batu Muhammad Noer Adhim, dan sejumlah pihak lainnya.

“Kami tadi membicarakan bagaimana langkah efektif dan memiliki hasil yang bisa menekan penyebaran Covid-19 dengan baik. Sambil menyiapkan Selasa besok saya diundang Bakorwil untuk koordinasi dengan kepala daerah di Malang Raya. Ini saya sudah punya bahannya yang tadi dirapatkan,” terang Dewanti.

Diterangkan Dewanti, keputusan untuk memberlakukan PSBB di Kota Batu karena peningkatan yang signifikan angka positif Covid-19 di Kabupaten dan Kota Malang.

“Sementara Batu berada di tengah keduanya. Sehingga kami harus melakukan itu agar menjadi antisipasi yang bagus,” terangnya.

Begitu PSBB dijalankan, kata Dewanti, petugas keamanan sudah jelas akan tupoksinya. Ditanya kemungkinan bergabung dengan Pasuruan Raya, Dewanti mengatakan belum mengetahui kepastiannya.

“Kalau Sidoarjo sudah dengan Surabaya. Malang Raya, saya tidak tahu apakan dengan Pasuruan atau tidak. Kalau misal Pasuruan ikut, itu bagus, jadi nyambung. Soal persiapan PSBB, tadinya belum rencana. Tapi insha Allah kami siap,” tegasnya.

Data per 26 April 2020, pukul 16.30, ada total 27 pasien positif Covid-19 di Kabupaten Malang. Sebarannya mulai dari Kecamatan Ngantang, Pujon, Karangploso, Singosari, Lawang, Kepanjen hingga Ampelgading. Ada enam orang yang sembuh dari total 27 pasien positif Covid-19.

Dalan situs resminya milik Pemkab Malang (http://satgascovid19.malangkab.go.id/), Kecamatan Singosari dan Lawang memiliki data ODP terbanyak dibanding kecamatan lainnya. Ada 44 ODP di Singosari dan 43 di Lawang.

Jumlah PDP di dua kecamatan itu juga mendominasi. Di Kecamatan Singosari ada 27 PDP sedangkan dari Lawang ada 18 orang. Menyusul kemudian di Kecamatan Dau yang memiliki total 17 orang PDP.

Sementara di Kota Malang, per 25 April 2020, ada total 13 orang terkonfirmasi positif Covid-19. Kecamatan Blimbing menjadi tempat terbanyak pasien positif Covid-19.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved