Virus Corona di Gresik

Satgas NU Peduli Covid-19 Gresik Semprotkan Disinfektan ke Ribuan Tempat Ibadah

Satuan Tugas Nahdlatul Ulama (Satgas NU) Peduli pencegahan virus Corona atau Covid-19, Kabupaten Gresik, Jawa Timur telah menyemprotkan disinfektan

sugiyono/surya
SATGAS NU - Tim Satgas NU Peduli Covid-19, MWC NU Sidayu, melakukan kegiatan pencegahan penyebaran covid-19, Senin (27/4/2020). 

 TRIBUNJATIM.COM,GRESIK - Satuan Tugas Nahdlatul Ulama (Satgas NU) Peduli pencegahan virus Corona atau Covid-19, Kabupaten Gresik, Jawa Timur telah menyemprotkan disinfektan ke ribuan tempat ibadah dan fasilitas umum, Senin (27/4/2020).

Kegiatan tersebut diharapkan bisa mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19 di masyarakat.

Koordinator Satgas NU Peduli Covid-19 Kabupaten Gresik, Abdul Basith, mengatakan, laporan sementara dari setiap majelis wakil cabang (MWC) NU ae Kabupaten Gresik, jumlah lokasi yang telah dilakukan penyemprotan disinfektan sebanyak 4.876 tempat.

Rinciannya yaitu Masjid ada 500 tempat, Mushola ada 1.220 tempat, Madrasah Diniah (Madin) ada 149 tempat, Pendidikan TPQ ada 382 tempat, SMA/MA ada 68 tempat, SMP/MTs ada 100 tempat, SD/ MI ada 231 tempat, pondok pesantren (Ponpes) ada 109 tempat dan fasilitas umum lainnya ada 2.117 tempat.

Kunjungan ke Kota Mojokerto, Puluhan Driver Mobil Ojol Mengadu ke Ketua DPD RI LaNyalla

Operasi Ketupat Semeru 2020, Polisi Lakukan Penyekatan dan Periksa Kesehatan Pemudik Menuju Kediri

PSBB Surabaya Sidoarjo Gresik Mulai 28 April, TNI Siapkan Dapur Umum, Sekali Masak Bisa 4.400 Porsi

"Dari penyemprotan ini dikerjakan oleh teman-teman di MWC NU. Ada Ansor, IPNU, Fatayat dan Muslimat NU semuanya bergerak untuk mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19," kata Basith, yang juga ketua Social emergency respon Nahlatul Ulama (SerNU) Kabupaten Gresik.

Lebih lanjut Basith, mengatakan, program lain yang telah dan sedang dalam tahap pelaksanaan yaitu penyiapan wastafel portabel untuk masjid, mushola, penyebarab pamflet edukasi mencegah penyebaran virus corona, pembagian masker, pembagian sembako.

Selain itu, ada juga kegiatan pembagian sabun cuci tangan, pendampingan keluarga pasien dangan status pasien dalam pengawasan (PDP), pengadaan bantuan alat pelindung diri (APD) dan pendampingan pemulangan santri dari dan masuk Gresik.

"Semoga, bantuan ini dapat mencegah penyebaran virus corona dan virus corona bisa segera ditemukan vaksinnya, sehingga kegiatan bisa kembali normal," katanya kepada TribunJatim.com.

Sementara sekarang ini, perkembangan virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Gresik yang terpapar sudah 22 orang, orang yang dirawat ada 14, sembuh 4 orang dan meninggal dunia 2 orang.

Sedangkan orang dalam pengawasan (ODP) total ada 1.090 orang. Orang yang dipantau ada 400 orang, selesai dipantau ada 690 orang. Pasien dalam pengawasan (PDP) total ada 130 orang.

Rinciannya, orang yang pengawasan ada 85 orang selesai pengawasan ada 41 orang dan yang meninggal ada 4 orang. (Sugiyono/Tribunjatim.com)

Penulis: Sugiyono
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved