Sepak Bola saat Wabah Virus Corona

Tak Mau Ikut Bicara soal Kompetisi Pengganti, Presiden PSHW Serukan Penyelesaian Persoalan Mendasar

Presiden klub PSHW menyarankan operator liga beserta federasi mengupayakan penyelesaian terlebih dahulu persoalan mendasar, yakni Covid-19.

TRIBUNJATIM.COM/TAUFIQUR ROHMAN
Presiden Klub PS Hizbul Wathan (PSHW), Dhimam Abror Djuraid (kanan), 2020. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Taufiqur Rochman

TRIBUNJATIM.COM - Tim debutan Liga 2 2020, PS Hizbul Wathan atau PSHW menegaskan tidak ingin tergesa-gesa menyampaikan wacana mengenai kompetisi pengganti Liga Indonesia, jika nantinya kompetisi berhenti total.

Presiden klub PSHW, Dhimam Abror Djuraid, menyarankan operator liga beserta federasi mengupayakan penyelesaian terlebih dahulu persoalan mendasar saat ini, sebelum melangkah jauh berbicara tentang alternatif kompetisi.

"PS Hizbul Wathan tidak ingin terburu-buru memberi usulan kalau persoalan mendasarnya belum terselesaikan," beber Dhimam Abror, Senin (27/4/2020).

Presiden PS Hizbul Wathan Dhimam Abror Berharap Liga 2 2020 Bergulir Kembali seusai Pandemi Berakhir

Belajar Nyanyikan Song For Pride, Striker Persebaya David da Silva Kesulitan Ucapkan Kata Dengan

Lebih lanjut Dhimam Abror menuturkan, satu di antara permasalahan yang dihadapi saat ini ialah pandemi virus Corona atau Covid-19 yang menimpa Indonesia.

Dalam aspek keamanan dan kesehatan sangat diperhatikan, terutama mengenai imbauan menjaga jarak fisik sosial.

"Menurut Ketua Umum PSSI kan salah satu pertimbangan dihentikan karena tidak mungkin digelar tanpa penonton, kalau problemnya begitu ya susah, mana bisa digelar tanpa penonton," ujarnya.

"Contoh Persebaya main lawan Arema FC tanpa penonton, pasti Bonek tetap memenuhi GBT, atau Aremania memenuhi Kanjuruhan, jadi tujuan social distancing gak akan tercapai, apa panitia bisa menahan ribuan suporter fanatik yang berkumpul dan memaksa masuk?" imbuh Dhimam Abror.

Bek Persebaya Koko Ari Pilih Jualan Salad Buah dan Puding saat Libur Kompetisi di Bulan Ramadhan

Beda dengan Pemain, Pelatih dan Official Tim, Manajemen Arema FC Pastikan Tak Potong Gaji Karyawan

Akibat Pandemi Virus Corona, PSSI akan Terima Suntikan Dana Rp 7,7 Miliar dari FIFA

Maka dari itu, Dhimam Abror menambahkan, jika semua permasalahan mendasar telah teratasi dengan bijaksana, barulah pihaknya siap untuk ikut urun rembuk terkait wacana kompetisi alternatif Liga Indonesia 2020.

"Kalau pertandingan boleh digelar dengan penonton, baru kita bisa berbicara tentang format kompetisi pengganti," tandasnya.

Editor: Dwi Prastika

Penulis: Taufiqur Rohman
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved