Penyidik Kembangkan Kasus Investasi Bodong 'Memiles' dengan Dugaan TPPU: Bakal Jerat Banyak Orang

Babak baru kasus investasi bodong via aplikasi MeMiles milik PT Kam and Kam, penyidik kembangkan kasus dengan dugaan TPPU.

TRIBUNJATIM.COM/LUHUR PAMBUDI
Direktur Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jatim Kombes Pol Gidion Arif Setyawan. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pengembangan kasus investasi bodong via aplikasi MeMiles milik PT Kam and Kam menginjak babak baru.

Berkas perkara penyidikan rampung dan berhasil melimpahkan lima orang tersangka ke Kejaksaan Tinggi Jatim.

Dengan sangkaan atas dugaan pelanggaran Undang-Undang (UU) Tentang Perdagangan.

VIRAL Curhat Pilu Istri Tahu Suami Nikah Lagi, Curiga Lihat Kegelisahan karena Lockdown Corona: Kelu

Tragedi Pernikahan 1 Bulan Wanita Cantik Dulu Viral, Pacaran 7 Tahun, Dihancurkan 2 Pelakor: Tertipu

Yakni Pasal 106 jo 24 Ayat (1), dan atau Pasal 105 jo Pasal 9 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan.

Dan, atau Pasal 46 Ayat (1) dan Ayat (2) jo Pasal 16 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan.

Kini, penyidik mulai disibukan dengan pengembangan kasus tersebut, namun ke arah dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU), yang diatur dalam UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Download Lagu MP3 Sad Sonnet Son OST Drakor The World of the Married Lengkap Terjemahan Liriknya

Wali Kota Batu Minta Jalan Dewi Sartika Ditutup untuk Pasar Pagi, Upaya Tertib Physical Distancing

Direktur Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jatim Kombes Pol Gidion Arif Setyawan mengungkapkan, alasan penyidiknya melanjutkan penyidikan kasus tersebut dalam dugaan pelanggaran UU lain.

Pasalnya, ada sejumlah aset yang berkaitan dengan barang bukti kasus tersebut; berupa uang ataupun barang, yang belum dapat dilacak dan diamankan oleh penyidik.

"Karena kami belum tuntas pada tracing aset, masih kemungkinan, dibuka, kami akan lanjutkan TPPU-nya," katanya di Mapolda Jatim, Rabu (29/4/2020).

Halaman
12
Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved