Polisi Gerebek Transaksi Sabu-sabu di Ujungpangkah Gresik Utara, 2 Orang Dibekuk

Di tengah pandemi virus Corona atau Covid-19 tidak menghalangi polisi untuk menangkap budak sabu-sabu yang terjadi di Ujungpangkah, Kabupaten Gresik,

istimewa
Kedua tersangka saat diamankan di Mapolsek Ujungpangkah, Kabupaten Gresik. 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK – Di tengah pandemi virus Corona atau Covid-19 tidak menghalangi polisi untuk menangkap budak sabu-sabu yang terjadi di Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Budak sabu-sabu ini dibekuk polisi di rumahnya sendiri.

Dua orang berhasil dibekuk anggota kepolisian yakni, Tomy Failani (40), warga Desa Ngemboh, diduga sebagai penjual sabu-sabu itu. Sedangkan Fatihus Shobah (33), warga Desa Banyuurip, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik merupakan pengguna.

Mereka ditangkap berdasarkan informasi masyarakat, kalau di rumah Tomy kerap digunakan untuk bertransaksi narkoba, jebis sabu-sabu.

Tomy kaget saat rumahnya didatangi petugas pukul 22.00 Wib, pria yang memiliki usaha bengkel sepeda motor ini hanya bisa terdiam saat petugas menemukan sabu-sabu yang ia sembunyikan di pojok sudut bengkel rumahnya.

Padahal sabu-sabu itu sudah disimpan di bungkus rokok.

8 Promo dari Bank BRI Selama Ramadhan 2020, Ada Diskon hingga 50 Persen di Gerai Makanan dan Minuman

Pasutri di Mojokerto Positif Corona, 25 Orang Terdekatnya Jalani Rapid Test, 13 Pernah Tatap Muka

VIRAL Curhat Pilu Istri Tahu Suami Nikah Lagi, Curiga Lihat Kegelisahan karena Lockdown Corona: Kelu

Masih di bengkel milik tersangka, petugas kembali mendapati sabu-sabu di kardus yang ia simpan di boks handphone.

Tomy hanya bisa diam saat diminta untuk mengambil sabu-sabu yang menjadi bisnis sampingannya itu. Petugas dari Polsek Ujungpangkah ini langsung menggeledah kamar milik pelaku.

Lemari, kasur diperiksa satu-persatu. Tomy hanya diam seribu bahasa. Saat akan digelandang ke Mapolsek. Petugas meminta Tomy untuk mencopot topi yang ia kenakan.

Ternyata ada satu klip sabu disimpan di dalam topi yang dia pakai.

Langsung saja, bersama sejumlah barang bukti lain. Tomy digelandang ke kantor Polisi.

"Barangnya dapat dari Surabaya, dia pecah lagi untuk dijual," ujar Kanit Reskrim Polsek Ujungpangkah Bripka Yudi Setiawan, Rabu (29/4/2020).

Bripka Yudi Setiawan mengatakan, Tomy sudah menjadi target operasi (TO) dalam kasus peredaran narkoba di wilayah Gresik utara. Pihaknya masih mengembangkan adanya pihak lain yang terlibat dalam kasus peredaran narkoba.

"Kita amankan sebanyak empat poket sabu ya, diantaranya, 0,90 gram, 0,40 gram, 0,34 gram, dan 0,27 gram. Serta uang tunai Rp 300 ribu dan handphone yang digunakan untuk komunikasi untuk bisnis sabu," terangnya kepada TribunJatim.com.

Kedua tersangka harus melewati ramadhan dengan berada di balik jeruji besi. Mereka terancam hukuman diatas 5 tahun penjara. Keduanya dijerat dengan pasal 114 ayat (1) jo pasal 112 ayat (1) UU RI No 35/2009 tentang narkotika. (wil/Tribunjatim.com)

Penulis: Willy Abraham
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved