Breaking News:

Liga Indonesia 2020

Haruna Soemitro Desak PT LIB Segera Gelar RUPS Luar Biasa Tentukan Rencana Bisnis Liga Indonesia

Desakan agar PSSI segera menggelar RUPS luar biasa untuk menentukan rencana bisnis terkait Liga Indonesia 2020 datang dari Direktur Madura United

ISTIMEWA/ Humas Madura United)
Direktur Madura United, Haruna Soemitro saat memperkenalkan pelatih kepala baru Madura United di salah satu hotel di Bali, Minggu (22/12/2019). 

TRIBUNJATIM.com - Desakan agar  PT LIB segera menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa untuk menentukan arah rencana bisnis terkait Liga 1 dan Liga 2, datang dari Direktur Madura United Haruna Soemitro.

Seperti diketahui, awal Maret lalu PSSI bersama PT Liga Indonesia Baru (LIB) telah mengeluarkan keputusan untuk menghentikan sementara kompetisi musim ini hingga akhir Mei nanti.

Hal itu menyusul kondisi "Force Majeure" pandemi Covid-19 yang menerpa Indonesia.

Wacana FIFA Ganti Pemain Sepakbola Bisa Sampai Lima Kali, PT LIB: Bakal Ikuti Jika Sudah Sah

Begini Respon PS Hizbul Wathan Terkait Surat Edaran Korespondensi Status Liga Indonesia dari PT LIB

Bagikan Surat Edaran Ke Peserta Liga, PT LIB Minta Saran Terkait Kelanjutan Kompetisi Liga Indonesia

Kondisi itu membuat Direktur Madura United Haruna Soemitro, meminta PT LIB untuk menggelar rapat umum pemegang saham (RUPS) luar biasa.

Haruna menyarankan agar PT LIB segera duduk bersama dengan klub-klub terkait tentang rencana bisnis keberlanjutan kompetisi kasta tertinggi Liga Indonesia, yakni Shopee Liga 1 2020 dan Liga 2 2020.

"Itu memang jadi tuntutan klub. Klub ingin membahas soal rencana bisnis," ucap Haruna dilansir Tribunjatim.com dari Bolasport.com. kamis (30/4/2020)

"Kalau kompetisi berhenti bagaimana, kalau lanjut bagaimana," tambahnya.

Lelaki yang juga anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI itu, juga mempertanyakan perihal subsidi bulan Maret 2020 yang belum dibayarkan PT LIB hingga kini.

Tidak bisa dibohongi, saat ini para kontestan Liga 1 2020 dan Liga 2 2020 memang merasakan dampak dari adanya wabah Virus Korona ini.

Tak ayal kondisi ini, membuat mereka harus bekerja ekstra keras guna mempertahankan keseimbangan finansial, supaya klub tidak mengalami kebangkrutan dan tetap dapat beroperasi di tengah masa-masa sulit pandemi Covid-19.

Akibatnya, klub terpaksa memangkas gaji pemain dan ofisial tim hingga mencapai kisaran 75 persen.

Artikel ini telah tayang di Bolasport.com dengan judul, Terkait Nasib Liga 1, Haruna Soemitro Desak PT LIB Gelar RUPS Luar Biasa

Penulis: Taufiqur Rohman
Editor: Sudarma Adi
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved