Breaking News:

Pelaku Curanmor Kota Malang Beraksi Saat Jam Buka Puasa, Motor Parkir di Teras Rumah Jadi Sasaran

Motor warga Villa Bukit Tidar, Kota Malang dibawa lari pencuri saat jam buka puasa. Humas Polresta Malang Kota imbau warga unduh aplikasi Jogo Malang.

ISTIMEWA/TRIBUN MANADO
Ilustrasi Pencurian Motor 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Wabah virus Corona ( Covid-19 )  di Kota Malang, ternyata tak mebuat  pelaku curanmor berhenti beraksi.

Kali ini motor Honda Beat berwarna hitam nopol N 6658 ABA raib dibawa pelaku curanmor.

Berdasarkan informasi yang diperoleh TribunJatim.com, kejadian tersebut terjadi pada Senin (27/4/2020) sekitar pukul 17.30 di sebuah rumah di Villa Bukit Tidar.

100 Pegawai Pabrik Rokok Sampoerna Rungkut Surabaya Positif Versi Rapid Test: Besok Swab

Kisah Wanita Cantik Nikah Cuma 5 Bulan Dulu Viral, Pacaran 5 Tahun Kedok Suami Baru Terkuak: Dicekik

"Saat itu motor saya parkir di teras depan rumah. Dan pintu depan rumah saya tutup sebentar. Karena saya sama suami mau menunaikan shalat maghrib sekaligus berbuka puasa," ujar korban curanmor, Debby Putri (24) kepada TribunJatim.com, Kamis (30/4/2020).

Namun sekitar pukul 19.00, ia dihubungi oleh orang tuanya yang tinggal tak jauh dari rumahnya.

"Orang tua tanya dimana sepeda motor milik saya. Saya bilang kalau diparkir di depan teras. Namun orang tua saya bilang, kalau tidak ada sepeda motor sama sekali di depan teras," jelasnya.

Tim Satgas Penanganan Covid-19 Evakuasi 18 Warga di Desa Temboro Magetan Jatim

3 HP Penjaga Warkop Surabaya Digasak Pelanggan Tetap, Barang Curian Langsung Dijual ke Pasar Maling

Akhirnya ia pun segera mengecek ke depan teras rumah. Dan ternyata benar, sepeda motornya sudah tidak ada sama sekali.

Usai kejadian, dirinya pun segera melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Lowokwaru.

Sementara itu, Kasubbag Humas Polresta Malang Kota, Iptu Ni Made Seruni Marhaeni mengatakan agar masyarakat selalu berhati hati saat memarkirkan sepeda motor.

Tim Putra Sinar Giri Gresik Mengaku Pasrah Atas Nasib Liga Indonesia 2020, Begini Alasannya

"Saya imbau agar masyarakat jangan lengah mengawasi kendaraan yang diparkirnya. Berikan kunci ganda kepada kendaraan bermotor,"bebernya.

Dirinya juga meminta agar masyarakat untuk mengunduh aplikasi Jogo Malang.

"Di dalam aplikasi tersebut, terdapat fitur panic button. Sehingga bila masyarakat mengalami tindak kriminal, langsung saja tekan fitur tersebut. Maka anggota kami akan langsung meluncur ke lokasi kejadian," pungkasnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan

Editor: Heftys Suud

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved