Virus Corona di Mojokerto

Zona Merah Kasus Pertama Positif Covid-19 di Kota Mojokerto Adalah Tenaga Medis

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengumumkan kasus pertama terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Mojokerto.

SURYA/MOHAMMAD ROMADONI
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari saat menilik posko Covid-19 di lingkungan Balongsari, Kota Mojokerto, Rabu (22/4/2020). 

 TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengumumkan kasus pertama terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Mojokerto.

Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 pertama adalah seorang dokter spesialis Anestesi asal warga Kelurahan Sentanan, Kota Mojokerto.

Dokter Anestesi yang berstatus sebagai Orang Tanpa Gejala (OTG) positif Covid-19 tersebut berdinas di Kota Surabaya.

Hasil Sweb PCR pasien yang bersangkutan dinyatakan positif Covid-19.

Secara otomatis adanya kasus pertama positif Covid-19 ini menjadikan Kota Mojokerto sebagai kawasan zona merah.

"Seorang yang positif Covid-19 adalah tenaga medis inisial (H) laki-laki 32 tahun yang tinggal di Kelurahan Sentanan, Kecamatan Kranggan," ujarnya saat press release di Graha Mojokerto Service City (GMSC) Kota Mojokerto, Rabu malam (29/4/2020).

Ning Ita mengatakan tenaga medis yang terpapar Covid-19 ini berdinas di salah satu rumah sakit di Kota Surabaya.

Hasil Tracing, 6 Orang Keluarga dan Orang Dekat Tenaga Medis Positif Covid-19 di Kota Mojokerto

100 Karyawannya Reaktif Rapid Test. Sampoerna Stop Produksi di Pabrik Rungkut 2 Sejak 27 April

Urung Mudik, Tiket Kereta Api Dikembalikan Dalam 3 Hari Via KAI Access

"Dia setiap hari pulang dari Kota Surabaya- Kota Mojokerto dan tinggal dengan ayahnya yang lansia," jelasnya kepada TribunJatim.com.

Masih kata Ning Ita, kasus pertama positif Covid-19 ini berawal dari yang bersangkutan diwajibkan mempunyai surat keterangan bebas Covid-19 untuk kepentingan dinas di luar daerah. Kemudian, dia menjalani tes Swab PCR secara mandiri.

Pasien tersebut menjalani Swab PCR secara mandiri di RSUD Soekandar Mojosari pada Sabtu 18 April 2020.

Setelah itu, pasien yang bersangkutan juga menjalani tes Swab PCR di RS UNAIR Surabaya dua hari kemudian.

"Hasil dari Swab PCR hari ini yang bersangkutan dinyatakan positif Covid-19," jelasnya.

Ditambahkannya, tenaga medis yang positif terpapar Covid-19 ini menjalani karantina di ruang isolasi RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto.

"Selanjutnya besok akan dilakukan tes yang lebih komprehensif kepada yang bersangkutan," tandasnya. (Mohammad Romadoni/Tribunjatim.com)

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved