Virus Corona di Kota Batu

Penutupan Tempat Wisata dan Hiburan di Kota Batu Diperpanjang hingga 29 Mei, Cegah Sebaran Corona

Pemkot Batu mengeluarkan kebijakkan memperpanjang penutupan tempat wisata dan hiburan di Kota Batu.

Penutupan Tempat Wisata dan Hiburan di Kota Batu Diperpanjang hingga 29 Mei, Cegah Sebaran Corona
TRIBUNJATIM.COM/BENNI INDO
Songgoriti, satu di antara tempat wisata di Kota Batu

TRIBUNJATIM.COM, BATU - Pemkot Batu mengeluarkan kebijakkan memperpanjang penutupan tempat wisata dan hiburan di Kota Batu.

Sesuai SE Wali Kota Batu tertanggal 30 April penutupan diperpanjang hingga 29 Mei 2020.

Kebijakkan menutup tempat wisata dan hiburan tersebut sebagai upaya mencegah penularan Covid-19 di Kota Batu.

Hari Buruh saat Pandemi Corona, Polda Jatim Imbau Pekerja Lebih Peduli Sesama dan Kampanye Covid-19

Jubir Gugus Tugas Covid-19 Batu, M Chori menjelaskan, kebijakan tersebut ditandatangani oleh Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko pada 30 April 2020.

Mulai berlaku sejak ditandatanganinya SE tersebut, yakni 30 April.

"Melalui Dinas Pariwisata Kota Batu, kami telah menyampaikan SE ke pengelola tempat wisata dan hiburan untuk memperpanjang penutupan tempat wisata. Ini karena kondisi pandemi Covid-19 yang belum mereda," ujar Chori, Kamis (30/4/2020).

VIRAL Curhat Istri Tinggal di Rumah Mertua, Malu Tahu Sifat Asli Suami karena Lockdown: Masya Allah

Kisah Wanita Cantik Nikah Cuma 5 Bulan Dulu Viral, Pacaran 5 Tahun Kedok Suami Baru Terkuak: Dicekik

Dengan perpanjangan SE tersebut, Pemkot Batu berharap agar pengelola tempat wisata dan hiburan bisa mengikuti aturan.

Harapannya, persebaran Covid-19 di Kota Batu bisa segera mereda.

Hingga Kamis, 30 April 2020 pukul 18.00 wib, ada 1710 orang dengan risiko (ODR) meliputi 655 dalam pemantauan dan 1055 selesai pemantauan.

VIRAL TERPOPULER: Curhatan Istri Tinggal di Rumah Mertua hingga Wanita Cantik Nikah Cuma 5 Bulan

Kemudian 170 orang tanpa gejala (OTG) meliputi 109 orang dalam pemantauan dan 61 orang selesai pemantauan.

Untuk orang dalam pemantauan (ODP) ada sebanyak 166 orang meliputi 45 orang dalam pemantauan dan 121 orang selesai pemantauan, kemudian pasien dalam perawatan (PDP) sebanyak 22 orang dengan 10 orang dalam pemantauan dan 10 orang selesai pemantauan. Sementara itu ada 2 orang meninggal dunia.

Sementara yang terkonfirmasi positif ada tiga orang. Satu orang sembuh, dua lainnya masih dalam perawatan. 

Penulis: Benni Indo
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved