Sempat Kabur, Seorang Perampok Toko Emas di Jenggawah Jember Akhirnya Menyerahkan Diri

Seorang anggota komplotan pembobol Toko Emas Mulia di Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember, Jawa timur memilih menyerahkan diri ke polisi,

istimewa
Polsek Jenggawah - Kapolsek Jenggawah AKP Sunarto (kanan) melihat lubang yang dibuat perampok di Toko Emas Mulia Jenggawah, Rabu (29/4/2020) 

 TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Seorang anggota komplotan pembobol Toko Emas Mulia di Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember, Jawa timur memilih menyerahkan diri ke polisi, Kamis (30/4/2020).

Pelaku yang menyerahkan diri ke Mapolsek Jenggawah itu bernama Budyanto (43) warga Kecamatan Wonosari Kabupaten Malang.

Dua orang yang sudah ditangkap adalah Zaenal Mar'i (59) warga Kecamatan Pakis Kabupaten Malang, dan Hadi (47) warga Kecamatan Kedungkandang Kota Malang. Zaenal dan Hadi tertangkap ketika beraksi sedang mengobok-obok toko emas di kawasan Pasar Jenggawah itu, Rabu (29/4/2020) malam.

"Benar, satu orang tersangka menyerahkan diri tadi. Dia takut kami tindak tegas," ujar Kapolsek Jenggawah AKP Sunarto kepada Surya, Kamis (30/4/2020). Akhirnya tiga orang komplotan pembobol toko emas tersebut telah berhasil dibekuk semua.

Seperti diberitakan Surya, pada Rabu (29/4/2020) malam, kawanan perampok menyatroni Toko Emas Mulia di Kecamatan Jenggawah.

Dua orang melubangi tembok belakang toko tersebut, dan masuk ke dalam toko. Sedangkan satu orang mengawasi situasi sekitar toko.

PSBB Surabaya, KAI Daop 8 Bagi-bagi 700 Sembako Gratis dan Masker ke Warga Terdampak Pandemi Corona

Perampok Toko Emas di Jenggawah Jember, Telah Menggambar Lokasinya 10 Hari Lalu

Lagi PDP di Tuban Meninggal, Total Enam Nyawa PDP di Kabupaten Tuban Tak Selamat

Polisi mendapatkan informasi dari warga sekitar adanya kegiatan mencurigakan di toko yang telah tutup tersebut. Tim Bag-grabag Polsek Jenggawah langsung mendatangi lokasi.

Polisi mengepung toko tersebut. Dua orang yang ada di dalam toko, malah menantang dan berusaha melawan polisi. Polisi pun melumpuhkan kedua orang itu memakai timah panas.

"Untuk emas perhiasan belum ada yang dibawa kabur. Karena gerak cepat kami, mereka bisa dibekuk sebelum menyelesaikan aksinya," imbuh Sunarto kepada TribunJatim.com.

Namun perampok telah membuat dua lubang di tembok toko tersebut. Polisi juga mengamankan barang bukti antara lain linggis, bor, alat pemotong besi, juga obeng.

Dua orang tersangka yakni Zaenal dan Hadi merupakan residivis. Zaenal residivis pencurian toko emas di Pekalongan, Jawa Tengah. Sedangkan Hadi pernah mencuri ponsel di konter ponsel di Malang.

Komplotan perampok dari Malang ini telah mengintai toko emas di Jenggawah tersebut sejak 10 hari lalu. (Sri Wahyunik/Tribunjatim.com)

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved