UFC

Conor McGregor Minta Ampun Saat Dicekik Khabib Nurmagomedov? Ini Faktanya

Pertemuan Khabib Nurmagomedov dengan Conor McGregor pada UFC 229, dua tahun lalu ternyata menyisakan kabar yang menggelitik.

twitter.com/ufc
Dana White (Presiden UFC) saat menengahi Khabib Nurmagomedov (kiri) dan Conor McGregor dalam sesi timbang badan UFC 229 yang digelar pada Jumat (5/10/2018) sore waktu Amerika Serikat. 

TRIBUNJATIM - Pertemuan Khabib Nurmagomedov dengan Conor McGregor pada UFC 229, dua tahun lalu ternyata menyisahkan kabar yang mengejutkan.

Baru-baru ini, Khabib Nurmagomedov mengungkapkan bahwa rivalnya waktu itu, sempat meminta ampun kepada dirinya.

Sebelumnya, bukan Conor McGregor namanya jika tidak punya banyak omong di dalam maupun di luar oktagon.

Mulai dari isu-isu seputar ruang tarung UFC hingga isu sensitif dibawa semua untuk menggetarkan hati lawannya.

Nampaknya, hal tersebut tidak berlaku bila yang ia hadapi adalah Khabib Nurmagomedov.

Mc Gregor Kalah Dari Khabib di UFC 229, Pelatihnya Terang-terangan Ngaku Salah Terapkan Strategi

9 Fakta Kemenangan Khabib atas Mcgregor, UFC Tak Langsung Serahkan Sabuk hingga Alasan Kericuhan

justru McGregor harus tertunduk malu oleh tingkahnya sendiri.

Penyebabnya adalah ketika Khabib melayangkan neck crank maut di lehernya, Conor McGregor sempat melayangkan kalimat minta ampun layaknya seorang yang kesakitan dan tak berdaya.

"Sejujurnya, saya tidak berpikir kalau dia menginginkan pertarungan tersebut. Bagaimana bisa? Saya mengalahkan dia hanya dengan empat ronde. Saya mencekiknya dan dia menyerah," ungkap Khabib dilansir Tribunjatim.com dari Juara.net

"Itu adalah tanda dia tidak ingin berada di sana. 'Tolong lepaskan saya' dan semuanya. Sekarang dia menginginkan rematch," imbuhnya.

Usai tumbang dari Khabib hingga sempat meminta ampun, nampaknya membuat McGregor semakin menyimpan rasa dendam kepada musuhnya itu.

Halaman
12
Penulis: Taufiqur Rohman
Editor: Adi Sasono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved