Virus Corona di Mojokerto

Besok, Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto Tak Layani Pengambilan Dokumen Adminduk secara Langsung

Kebijakan larangan pengambilan dokumen secara langsung di Dispendukcapil diterapkan untuk menghindari kerumunan massa selama pandemi virus Corona.

SURYA/MOHAMMAD ROMADONI
Ilustrasi - Antrean masyarakat pemohon e-KTP berjubal hingga halaman pelataran kantor Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto, Rabu (22/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Mochammad Romadoni

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Layanan pengambilan dokumen Administrasi Kependudukan (Adminduk) secara langsung di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil atau Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto untuk sementara waktu dihentikan. 

Kebijakan terkait larangan pengambilan dokumen secara langsung di Dispendukcapil ini diterapkan untuk menghindari kerumunan massa selama pandemi virus Corona atau Covid-19.

"Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto mulai hari Senin 4 Maret 2020 tidak melayani pengambil dokumen Adminduk secara langsung, namun pelayanan tetap dilakukan melalui online via WhatsApp," ujar Kepala Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto, Bambang Wahyuadi, Minggu (3/5/2020).

Ia mengatakan, pihaknya memastikan pelayanan di Dispendukcapil tetap berjalan normal meskipun melalui metode online.

Ratusan Anak Muda Mojokerto Ngabuburit di Waduk Long Storage, Semburat Kocar-kacir Diobrak Polisi

UPDATE CORONA di Jatim Minggu 3 Mei, Total Pasien Positif Covid-19 Tembus 1.037, Sembuh 171 Orang

Adapun pelayanan Adminduk seperti permohonan Kartu Keluarga (KK), Kartu Identitas Anak (KIA), Perekaman e-KTP bisa menghubungi nomor WhatsApp 0821-4101-1466.

Pelayanan Surat Pindah atau Datang menghubungi WhatsApp 0821-4101-1465 dan pelayanan Akta Kelahiran/ Akta Kematian/Kawin atau Cerai menghubungi WhatsApp 0821-4101-1464.

Sedangkan, pelayanan informasi, legalisir, pengaduan dan validasi NIK menghubungi WhatsApp 0821-1320-2060.

"Bagi masyarakat yang sudah mendaftar via online, dokumennya akan kami kirim ke alamat yang bersangkutan melalui jasa Kantor Pos dan giro," ungkapnya.

Menurut dia, pemohon yang mengajukan pengurusan Adminduk melalui pelayanan online tidak perlu Iagi mengambil dokumen hasil cetak yang sudah selesai ke Kantor Dispendukcapil.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved