Ditinggal ke Pasar, Istri Syok Lihat Suami Gantung Diri, Sempat Mogok Makan Sahur, Diduga karena PHK

Insiden memilukan buruh di Tangerang nekat gantung diri diduga karena terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Sebelumnya ia sempat mogok makan sahur.

istimewa
ILUSTRASI - Insiden memilukan buruh di Tangerang nekat gantung diri diduga karena terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). 

TRIBUNJATIM.COM - Saat ditinggal ke pasar dan kembali ke rumah, seorang istri syok lihat suaminya gantung diri.

Sebelumnya korban sempat berperilaku aneh, yakni mogok makan sahur.

Istri korban sempat menegur, namun sang suami tetap saja bergeming.

Alasan kuat korban nekat mengakhiri hidupnya diduga karena PHK.

Simak berita selengkapnya.

Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di Surabaya Overload, Pemkot Tambah 50 Bed di RSUD BDH & Soewandhie

Aksi Bejat Oknum Pejabat Desa Nyelinap ke Kamar Janda Sumenep, Disetubuhi 10 Kali & Diancam Dibunuh

Dikutip dari Warta Kota (grup TribunJatim.com ), entah apa yang ada dalam benak pria berinisial AB (30) ini. AB yang berprofesi sebagai buruh di Tangerang nekat gantung diri diduga karena terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).

Insiden memilukan itu berlangsung di kediaman korban, Kampung Santri RT 17 / RW 04 Kemiri, Kabupaten Tangerang, Minggu (3/5/2020).

Kapolsek Mauk AKP Kresna Adjie yang menangani kasus ini menjelaskan bahwa korban sempat berperilaku aneh.

Sebelum memutuskan untuk bunuh diri, korban sempat mogok makan. AB tak mau makan meski ditawari oleh sang istri.

"Penyampaian dari istrinya, pada saat sahur korban tidak mau makan," ujar Kresna kepada Warta Kota (grup TribunJatim.com ), Senin (4/5/2020).

TAKTIK Busuk Ayah Kandung Demi Tiduri Putrinya, Beri 1 Perintah ke Istri, Terbongkar setelah 4 Tahun

4 Pegawai Pabrik Rokok di Tulungagung Asal Kediri Dijemput dari Rusunawa IAIN, Bakal Jalani Tes Swab

AB yang berprofesi sebagai buruh di Tangerang nekat gantung diri, Minggu (3/5/2020), diduga karena terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Polisi dan warga di TKP.
AB yang berprofesi sebagai buruh di Tangerang nekat gantung diri, Minggu (3/5/2020), diduga karena terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Polisi dan warga di TKP. (Warta Kota/Andika Panduwinata)
Halaman
1234
Penulis: Ficca Ayu Saraswaty
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved